Home / HuKrim / Pembunuh & Pemerkosa di Jasinga Ternyata Saudaranya

Pembunuh & Pemerkosa di Jasinga Ternyata Saudaranya

BOGOR.Newshanter.com – Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus pembunuhan Adinda Anggia Putri (12) yang ditemukan tewas di Jasinga Bogor pada 23 Oktober 2015.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Khrisna Murti mengatakan, pelaku berhasil ditangkap setelah pihaknya melakukan penyelidikan hingga pengerucutan nama-nama potential suspect.”Pelaku, Anwar alias Rizal alias Damsyik bin Kim warga Karet Tengsin RT 014/007,” kata Khrisna di Polda Metro, Rabu (25/11/2015).

Khrisna Murti mengungkapkan, pihaknya akan menjerat banyak pasal terhadap Anwar alias Rizal alias Damsyik, karena perbuatannya terbilang sangat keji.”Tindak pidana perkosaan, tindak pidana persetubuhan terhadap anak, tindak pidana pembunuhan, tindak pidana yang didahului dengan perkosaan, tindak pidana kekerasan terhadap anak,” ujar Khrisna

Pasal yang akan menjerat anak punk itu dalam Pasal 285 KUHP, Pasal 287 KUHP, Pasal 338 KUHP, Pasal 339 KUHP, Pasal 80 Ayat 3 juncto Pasal 76 C dan Pasal 81 Ayat 1 dan 2 juncto Pasal 76 D undang-undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Ia menjelaskan, saat itu pelaku mengancam akan meninggalkan korban di dalam hutan jika tak menuruti kemauan pelaku. “(Korban) akhirnya, menurut keterangan tersangka, korban mau,” katanya.Kemudian, lanjut dia, tersangka memperkosa korban. Setelah itu, pelaku meminta korban untuk tidak melaporkan kepada orangtuanya.

“Korban mengatakan ‘gimana nanti saja’. Tersangka kalap, kemudian mengambil batu. Saat korban lagi memakai baju, dari belakang korban dipukul kepalanya menggunakan batu oleh pelaku, dan korban masih sempat bicara ‘kok saya dipukul om? ini keterangan tersangka,” tuturnya.

Tidak berhenti sampai di situ, khrisna menambahkan, korban kembali dipukul dari depan sebanyak dua kali hingga akhirnya tewas. “Korban kemudian ditarik, sementara barang bukti dibakar oleh pelaku,” pungkasnya.

Sementara Gariani (52), ibu dari korban berharap polisi bisa memberikan hukuman seberat-beratnya terhadap pelaku yang masih merupakan saudara korban.”Istrinya dia (pelaku) ponakan saya. Permintaan saya, pelaku dihukum seberat-beratnya. Bila perlu hukuman mati,” tutur Gariani.

Menurutnya, hukuman tersebut pantas diberikan karena pelaku sudah bertindak sangat kejam. “Anak saya sudah hilang. Itu harapan saya sudah dihancurkan sama dia,” tuturnya.

Sebelumnya, Adinda Anggia Putri (12) yang ditemukan tewas mengenaskan di area lahan milik Perhutani, RPH Tenjo, Desa Pangaur, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, pada Jumat 23 Oktober 2015. Diduga korban sempat diperkosa oleh pelaku.

Seperti diberitakan, Adinda Anggia Putri, ditemukan tewas mengenaskan di area lahan milik Perhutani, RPH Tenjo, Desa Pangaur, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, pada Jumat 23 Oktober 2015. Diduga korban sempat diperkosa oleh pelaku sebelum akhirnya dibunuh.(OKZ/NHO)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Operasi Yustisi Polsek Pangkalan Kuras Dua Orang Diberikan Teguran Lisan

PELALAWAN, NEWSHANTER.COM – Operasi Yustisi Protokol Kesehatan (Prokes) yang digelar oleh Polsek ...