Home / breaking / Dua Remaja Tewas Mengenaskan, Dihajar Massa sedang asyik nonton orgen tunggal
Mayat Koeban tenghah di visum di rumah sakit/foto sripoku.

Dua Remaja Tewas Mengenaskan, Dihajar Massa sedang asyik nonton orgen tunggal

LAHAT –Newshanter.com. Dua Remaja masing masing Dadang (18) dan Wela Marlindo (18) warga Desa Batu Niding, kecamatan Kikim, Lahat, tewas karena terpegok mencuri sepeda motor Saat warga asyik menonoton organ tunggal (OT) yang digelar warga Desa Endikat Ilir dalam acara hajatan.

Menurut kererangan yang dihimpun, Kejadian itu bermula, Sabtu (14/11/2015) Sekitar pukul 22.00. Disaat warga sedang asyik menikmati dentuman musik OT Dadang dan Wela memanfaatkannya untuk mencuri salah satu motor yang terparkir.

Naasnya, saat sedang beraksi keduanya dipergoki warga yang langsung berteriak maling sehingga menarik perhatian warga i hanya dalam hitungan tidak berapa menit warga berhasil menangkap keduanya.Naasnya warga yang tampak geram dengan ulah keduanya tanpa banyak tanya langsung menghajar tanpa ampun.

Bahkan, jumlah massa yang saat itu asyik menyaksikan OT terus bertambah. Kejamnya lagi, dengan menggunakan tangan kosong, kayu, batu hingga senjata tajam massa menghajar hingga babak belur. Bahkan,

Dadang harus meregang nyawa di tempat kejadian perkara (TKP), akibat luka gorok, kepala pecah hingga menyebabkan tempurung otak terbelah, biji mata kiri pecah dan mengalami luka tusuk di beberapa bagian tubuh.

Sedangkan rekannya, Wela yang sempat diseret massa di aspal, menghebuskan napas terkahir, beberapa menit setelah tiba di RSUD Lahat, setelah mengalami luka dada, kepala luka dan bengkak.

“Kalau dari penuturan warga ada empat orang yang dicurigai akan melakukan pencurian. Namun yang tepergok dan berhasil ditangkap dua orang. Warga kesal karena keduanya hendak mencuri,”ujar salah seorang warga yang tidak mau namanya disebutkan.

Sementara, Bambang (40), bapak tiri Wela saat ditemui di RSUD Lahat mengaku, sudah sering memperingatkan anak pertama dari dua bersaudara itu agar tidak bergaul dengan Dadang, yang selama ini dinilai kerap berulah.

Apalagi Wela masih berstatus pelajar kelas XI salah satu SMA Negeri di Kecamatan Kikim Timur. “Wela sudah kuanggap anak kandung. Aku lah berusaha agar pergaulanya tidak salah arah. Tapi tak bisa lagi karena kejadian ini,”sesal Bambang.

Menurut Bambang, anak tirinya itu pergi dari dusun bersama delapan orang rekannya, dengan menunggangi sepeda motor. Delapannya pamit hendak menonton acara orgen tunggal yang digelar dalam rangka resepsi pernikahan salah seorang warga.

“Memang dia pamit mau nonton OT. Tapi malah begini kejadianya. Tahu kabar dari temanya yang ikut menonton,” ujarnya.

Kapolres Lahat AKBP Yayat Popon Ruhiyat SIk, melalui Kasat Reskrim AKP Achmad Akbar SIk membenarkan dua remaja yang kepergok hendak mencuri sepeda motor, tewas dihakimi massa.

“Satu orang meninggal di lokasi kejadian, satu lagi di rumah sakit. Informasi warga ada dua rekannya yang kabur, kami masih dalami informasi tersebut,” terangnya, kertika wartawab sriwijaya post  via seluler..(SP/Ganda)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-65 Road Safety Policing Tegakan Pergub Dengan Memakai Masker

Palembang,newshanter.com – Tema “Implementasi E-Policing pada fungsi lalu lintas di era digital ...