Home / breaking / Gara Gara Pakai Mobil Berlogo Partai , Babak Belur Diduga Dihajar Pendukung Paslon
ilustrasi

Gara Gara Pakai Mobil Berlogo Partai , Babak Belur Diduga Dihajar Pendukung Paslon

Pekanbaru, Gara-gara mengendarai mobil yang terdapat logo Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), soerang warga bernama Andrianto babak belur diduga dihajar massa pendukung salah satu calon kepala daerah di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Riau, Kamis (12/11/2015) lalu.

Selain mobil, Andrianto yang tengah dikepung macet tepat pula berhenti di posko pemenangan kepala daerah Indra Putra dan Mursini, dimana calon ini tak diusung partai besutan Megawati itu.

Tak terima, pria yang akrab disapa Andri ini melapor ke Polres Kuansing. Dia ingin orang yang memukulnya hingga mengalami sejumlah luka itu diproses sesuai aturan berlaku.

Kapolres Kuansing AKBP Edi Sumardi dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. Kasus ini masih diselidiki dengan pengumpulan alat bukti dan meminta keterangan saksi.

“Iya benar. Sudah kami terima laporannya, dan sedang kami selidiki. Itu sudah kami periksa sejumlah saksi yang ada di lokasi kejadian,” katanya, Minggu (15/11/2015).

petang. Terpisah, Andri melalui pengacaranya Nita Widyastutie SH MH mengatakan, penganiayaan yang dialami kliennya terjadi pada Kamis lalu.

“Saat itu, Andrianto dan temannya Antoni di daerah Sinambek, kabupaten Kuansing,” ucapnya.

Kejadian berawal saat Andri dan Antoni melintasi kawasan tersebut. Keduanya mendadak berhenti dikarenakan macet.

“Tiba-tiba datang sejumlah orang mendatangi korban dan mengetuk pintu mobilnya,” kata Nita dari kantor hukum Asep Ruhiat SAg SH.

Mobil yang dikendarai Antoni dan Andri berhenti tepat di depan Posko Pemenangan calon kepala daerah tersebut. Mobilnya terdapat gambar PDI Perjuangan.

“Saat diberhentikan, Andrianto hanya diam dalam mobil, sedangkan Antoni ditarik keluar mobil,” terang Nita.

Tak lama kemudian, Andri dijemput massa tadi bersama seseorang pimpinan dan merampas HPnya. Setelah itu, Andri dipukul dibagian wajah.

“Melihat hal itu, massa yang sedang berkumpul di Posko itu langsung berbondong datang dan mengeroyok Andrianto yang saat itu masih berada dalam mobil,” kata Nita.

Malam itu juga, Andria melapor kejadian yang dialaminya ke Polres Kuansing guna mengusut para pelaku yang memnganiaya dan merampas hp miliknya dengan paksa.

“Besoknya, habis Salat Jumat (6/11) Andrianto ditelpon penyidik Polres Kuansing,” pungkas Nita. (Lipo/NHO)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Siap Edar 110 Kg, Pengedar Diringkus Ditnarkoba Polda Sumbar

Padang, NewsHanter.com – Direktorat Reserse Narkoba (Ditnarkoba) Polda Sumatera Barat kembali berhasil ...