Home / HuKrim / Annas Maamun batal hadir Dalam Sidang Dugaan Korupsi Suap APBD Riau
Mantan anggota Banggar DPRD Riau Zukri Mizran, Koko Iskandar, Tony Hidayat, dan Supriyati (kanan ke kiri) mengikuti persidangan lanjutan dugaan Tindak Pidana Korupsi suap Pengesahaan APBDP ‎Riau 2014 dan APBD Riau 2015 sebagai saksi di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Rabu (11/11/2015). /foto Trbune Riau/ Vlad

Annas Maamun batal hadir Dalam Sidang Dugaan Korupsi Suap APBD Riau

PekanbaruNewshanterCOM. Gubernur Riau nonaktif Annas Maamun batal menghadiri sidang lanjutan dugaan korupsi suap APBD Riau. Alasannya, ia sakit dan tengah menjalani perawatan.

Annas sedianya menjadi saksi dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekanbaru, Riau, Rabu (11/11/2015). Annas seharusnya memberikan keterangan dalam sidang dengan terdakwa Ahmad Kirjauhari.

Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum KPK Pulung Riandoro mengatakan Annas tak dapat hadir di persidangan. Pulung pun menunjukkan foto terpidana kasus suap alih fungsi lahan itu kepada Majelis Hakim.

Foto itu menampakkan kondisi terakhir Annas di dalam sel di Rumah Tahanan KPK Jakarta. Dari foto, tampak selang oksigen menempel di hidung Annas. Tabung oksigen berukuran besar terletak di sebelah kanannya.

Pulung juga meminta majelis hakim tak lagi memanggil Annas ke ruang sidang. Sebab Mahkamah Agung hanya memberikan izin satu hari kepada Annas untuk meninggalkan selnya.

“Dengan pertimbangan tersebut Majelis Hakim, kami meminta untuk membaca (BAP) saja kesaksiaan Annas Maamun dalam persidangan berikutnya,” kata Pulung.

Hakim Masrul tak mempermasalahkan permintaan itu. Hakim meminta semua pihak fokus pada keterangan saksi lain.

“Kita pertimbangkan. Namun kita dengarkan kesaksiaan para saksi hari ini,” kata Masril.

Dalam sidang, Jaksa KPK menghadirkan enam saksi. Empat di antaranya anggota DPRD Riau 2009-2014 antara lain Zukri Misran (saat ini jadi calon bupati Pelalawan), Toni Hidayat, Koko Iskandar (Sekjen Demokrat Riau), dan Supriati. Dalam sidang yang digelar sebelumnya, Annas disebut sebagai aktor dalam melicinkan pembahasan APBD Riau dengan menyuap sejumlah anggota dewan.

Zukri dalam kesaksianya membenarkan adanya janji pemberian uang dari Annas Maamun, dengan tujuan meloloskan pembahasan APBD-P 2014 dan APBD 2015.

Sementara Annas divonis oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung enam tahun penjara dan denda Rp250 juta atas kasus suap alih fungsi lahan di Kuantan Singingi seluas 1.188 hektare dan Bagan Sinembah Rokan
Hilir 1.214 hektare.(MTV/NR)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Terpilih Secara Demokrasi, H.SUTIKNO Ketuai Rukun Warga Periode 2020-2024

Pekanbaru, Newshanter.com Ratusan warga ( RW/RT,015/01) hadiri posko pemilihan dalam rangka memilih ...