Home / HuKrim / Polda Sumsel Tetapkan 11 Tersangka Pembakaran Lahan Dari Enam Perusahaan

Polda Sumsel Tetapkan 11 Tersangka Pembakaran Lahan Dari Enam Perusahaan

PALEMBANG Newshanter.com,— Polda Sumsel terus melakukan penyelidikan terkait pembakaran lahan dan hutan yang ada di wilayah hukum Polda Sumsel. 11 pelaku pembakarang hutan lahan  telah ditetapkan menjadi tersangka.

Setidaknya, dari satgas yang telah dibentuk Polda Sumsel dan jajaran telah menetapkan 11 tersangka pembakaran lahan.

Selain itu, juga melakukan penyelidikan dengan memeriksa lebih kurang 50 saksi baik dari masyarakat maupun dari pihak perusahaan.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol R Djarod Padakova menuturkan, Polda Sumsel kini masih melakukan penyelidikan terhadap enam perusahaan yang ada di wilayah Sumsel yakni PT RHM, PT PHT, PT PSM, PT RAJ, PT KY, dan PT WAJ.

“Dari PT ini, total lahan yang terbakar hampir 2.200 hektare. Ini yang ditangani Polda Sumsel dan jajaran. Sedangkan empat PT yakni PT BAP, PT WMA, PT WMAJ dan PT RAJ, ditangani Bareskrim Mabes Polri,” ujar Djarod ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (14/9/2015).

Dari 11 warga yang telah ditetapkan sebagai tersangka karena tertangkap tangan melakukan pembakaran lahan, sudah diamankan. Satu tersangka ditangani Polres OKI, tiga tersangka Polres Muba 3 dan tujuh tersangka Polres Mura.

Sedangkan, untuk menentukan tersangkaa lain Polda Sumsel masih melakukan penyelidikan ebih lanjut. Begitu pula untuk perusahaan, masih dilakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sàksi-saksi

“Perusahaan diminta keterangan terkait kebakaran lahan yang ada di wilayah mereka,” pungkas Djarod.

Di sisi lain, dari Polda Sumsel kembali menambah personilnya untuk ikut membantu pemadaman kebakaran lahan dan hutan di wilayah OKI.

Sebanyak 100 anggota Brimob dari Den B Lubuklinggau dikerahkan untuk ikut melakukan pemadaman lahan dan hutan yang terbakar.

“Penambahan personil di OKI berdasarkan perintah dari Kàpolda, melihat jumlah titik api yang banyak di sana,” ujar Dansat Brimob Kombes Pol Sugeng.

Penambahan personil Brimob ini, bertujuan untuk membantu dari tim yang sebelumnya sudah terlebih dahulu berada di lapangan untuk memadamkan kebakaran lahan dan hutan di wilayah OKI. Dengaan penambahan personil ini, diharapkan dapat secara maksimal melakukan pemadaman.

“Waktunya belum tahu berapa lama, karena memang anggota difokuskan untuk memadamkan lahan yang terbakar disana,” pungkasnya. (SP/NHO))

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun
x

Berita Lain

Rektor UNP Bungkam, Ketum LSM Lidik Krimsus : Tak Ada Kejelasan Dana Gempa Palu 2018

Padang, NewsHanter.com – Pasca gempa Palu dan Donggala tahun 2018 yang menelan ...