Home / uncategorized / Andy peragakan 22 Adegan, Nyaris dipukul keluarga korban

Andy peragakan 22 Adegan, Nyaris dipukul keluarga korban

hotel2Garut -News Hanter.COM Andy Wahyudi (38) tersangka kasus pembunuhan Hayriantira alias Rian (37) asisten Presdir PT XL Axiata, Kamis (06/08/2015) dibawa ke TKP di Hotel Cipaganti, Jl Raya Cipanas, Tarogong, Garut, Jabar. Setiba dilokasi, sekitar pukul 17.30 WIB Andy langsung menjalani adegan pra rekonstruksi.

Dalam pra rekonstrusi Andy melakukan 22 adengan. Pra rekonstruksi ini dilakukan tim Unit 1 Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Polres Garut dan Inafis Polda Metro Jaya. Pra rekonstruksi berlangsung selama sekitar 30 menit.

Adegan dimulai ketika keduanya tiba di kamar hotel. Andy duduk di kursi, sementara Rian langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur. Televisi menyala ketika itu.

Keduanya bercengkerama. Lalu tiba-tiba, menurut versi Andy, Rian mengajaknya berhubungan badan. Namun Andy menolak dengan alasan kemaluannya tidak bisa bangun.

Mendengar penolakan Andy, Rian kemudian mengoloknya dengan kata kasar. Ucapan bernada ‘melecehkan’ itu berulang kali dilontarkan oleh Rian hingga membuat Andy marah.

Andy kalap, hingga ia mengambil bantal di tempat tidur di samping Rian. Bantal itu kemudian dibekapkan ke wajah Rian, hingga Rian terkulai lemas. Mengetahui Rian tidak bergerak, Andy panik. Ia langsung mengambil minyak di mobil Honda Mobilio yang diparkir di teras kamar hotel untuk membuat Rian siuman. Rian tetap tidak bergerak.

Andy lalu mengecek denyut nadi Rian di bagian tangan kirinya. Tak ada denyutan. Andy kian panik, ia lalu mengecek denyut nadi di leher Rian untuk lebih memastikan lagi. Dan Rian pun tetap tidak bergerak.

Andy lalu terdiam sekitar 30 menit. Dalam kekalutan ia tidak tahu harus berbuat apa. Akhirnya Andy memutuskan untuk melucuti pakaian Rian dan memasukkannya ke dalam tas Rian.

Selesai melucuti pakaian Rian, Andy membopong tubuh Rian lalu membawanya ke kamar mandi. Andy lalu memasukkan tubuh Rian dalam keadaan tidak berbusana ke dalam kolam air panas.

Setelah itu, Andy kembali berpikir sejenak. Selang beberapa menit, ia lalu meninggalkan kamar hotel dan mengunci jenazah Rian di dalam kamar hotel. Tas Rian pun dibawanya serta.

Pembunuhan itu dilakukan pada tanggal 30 Oktober 2014 siang lalu. Andy tak sempat menginap di kamar hotel itu. Jenazah Rian baru ditemukan pada keesokannya, tanggal 31 Oktober 2014.

Yang perlu dicatat, cerita pra rekonstruksi di atas berdasarkan pengakuan Andy. Oleh keluarga, Rian selama ini dikenal sebagai sosok yang baik, supel dan periang. Dia baru saja bercerai dengan suaminya kala itu.

Nyaris Kena Bogem Metah

Sebelum menjalani pra rekonstruksi Andy Wahyudi, Andy nyaris dipukul kerabat Rian.Rombongan bus dan mobil yang membawa Andy dari Polda Metro Jaya tiba di Hotel Cipaganti, di Jl Cipanas, Garut sekitar pukul 17.30 WIB, Kamis (6/8/2015). Andy yang mengenakan baju tahanan kedua tangannya diborgol.

Ketika turun dari kendaraan di halaman hotel, Andy nyaris mendapatkan bogem mentah. Ketika seorang pria yang mendekatinya. Untung saja dia dicegah oleh seorang ibu-ibu yang berada tak jauh dari pria tersebut. “Sudah-sudah. Tolong ya kamu jangan pukul dia,” ujar perempuan bernama H Yessi ini.

Yessi mengatakan dia dan lima orang lainnya yang datang ke Hotel Cipaganti Garut merupakan kerabat Rian. “Saya yang ngasuh Rian ini sejak kecil,” ujar Yessi.Kapolres Garut yang ada di lokasi juga membantu menenangkan kerabat Rian tersebut. Sedangkan Andy kemudian diamankan.(DTC/NHO)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Pendisiplinan Masyarakat, Polsek Pangkalan Kuras Kembali Gelar Operasi Yustisi

PELALAWAN, NEWSHANTER.com – Polsek Pangkalan Kuras bersama TNI dan Satpol PP Kabupaten ...