Home / uncategorized / Pembunuh Anggota Paskibrata Sumsel, Ditangkap Sepulang Mengajar

Pembunuh Anggota Paskibrata Sumsel, Ditangkap Sepulang Mengajar

pembunuhPALEMBANG -Newshanter.com,- Setelah 18 hari menghilang dan menjadi buronan pihak kepolisian, pelaku perampokan disertai pembunuhan terhadap Rahman Della (18) warga Jalan Sukabangun II Lorong Beringin No 1765 Rt 67 Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarami Palembang yang juga merupakan anggota Paskibraka Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), akhirnya berhasil diamankan, Senin (27/7/2015) sore.

Pelaku yakni diketahui bernama Ariansyah (26) warga Jakabaring Palembang yang tidak lain adalah masih berkeluarga terhadap korban. Tersangka yang merupakan seorang guru tersebut, berhasil diamankan pihak kepolisian usai pulang mengajar di SMA Sumsel Jakabaring Palembang.Usai diamankan, pihak kepolisian pun langsung menggelar pra rekonstruksi di kediaman Rahman Della.

Pantauan Sripoku.com, setiba di rumah Della, puluhan warga yang sudah memadati sekitaran rumah Della pun langsung mengerumuni tersangka. Namun berkat kesigapan petugas, tersangka pun akhirnya dapat menjalankan reksonstruksi dengan lancar.

Tampak awal, sebelum tersangka membunuh, tersangka mengintip rumah Della terlebih dahulu yang saat itu tidak dikunci. Kemudian, tersangka masuk ke dapur dan mengambil ulekan yang digunakan tersangka memukul kepala bagian belakang Della hingga pingsan.

Mengetahui korban pingsan, ia pun langsung dengan leluasa mengacak-acak seluruh kamar yang ada. Namun saat itu, ia tidak mendapatkan barang apa-apa.Setelah selesai mengacak-acak kamar, ia pun kembali ke dapur dan mengambil sebuah pisau yang berada di rak. Dan saat itu, ia pun langsung kembali menemui ke kamar Della hingga akhirnya menusukkan pisau ke leher della dengan cara memejam.

Mengetahui korban bercucuran darah, ia pun sontak membuang pisau yang ia gunakan untuk menghabisi Della dan kemudian keluar sambil mengambil handphone milik Della.

Usai menjalani rekonstruksi, tersangka pun langsung dibawa pihak kepolisian untuk diamankan ke Polresta Palembang. Namun sebelum menaiki mobil, ia sempat meminta maaf dengan sujud kepada seorang pamannya, Abdul Mery.

Selanjutnya, tersangka pun langsung dibawa menuju ke mobil, warga yang saat itu sudah ramai termasuk ibu angkat korban, Masyitoh (55) langsung berusaha menghakimi tersangka.”Ya Allah tega nian kamu Teteh (panggilan tersangka-red),” ungkap Masyitoh serata menampar pipi tersangka.

Sementara itu, Abdul Mery, selaku pihak keluarga korban mengatakan, pihaknya sebagai korban sudah memaafkan tersangka. Namun, pihaknya tetap akan memproses ulah pelaku sesuai hukum yang berlaku.”Kami maafkan tetapi semua harus ia pertanggung jawabkan perbuatannya sesauai yang berlaku,” ungkapnya.

Diceritakan Mery, tersangka merupakan seorang guru Matematika di SMA Sumsel. Dan sebelumnya, tersangka merupakan seorang alumni Unsri.”Tersangka mengajar di sana sudah tiga tahun dan sebentar lagi mau menikah,” terangnya.Masih diceritakan Mery, tiga hari sebelum kejadian, tersangka sempat mendatangi rumah untuk meminjam uang.”Katanya mau meminjam uang untuk membetulakan WC ibunya,” ungkapnya.(Sp/NHO)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Pendisiplinan Masyarakat, Polsek Pangkalan Kuras Kembali Gelar Operasi Yustisi

PELALAWAN, NEWSHANTER.com – Polsek Pangkalan Kuras bersama TNI dan Satpol PP Kabupaten ...