Home / breaking / :Para Medis dan Medis Masuk Karantina Pukesmas Koto XI Tarusan Tutup
ilustrasi

:Para Medis dan Medis Masuk Karantina Pukesmas Koto XI Tarusan Tutup

PADANG -Newshanter.com. Puskesmas Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat ditutup sementara, Kamis (16/4/2020).Semua tenaga medis dan paramedis menjalani karantina di Rusunawa Painan Selatan.Hal itu dilakukan karena ada dugaan terjadi transmisi lokal dan kontak dengan pasien Covid-19.

“Kami menduga ada yang kontak dengan pasien positif Covid-19 sebelumnya, kemudian dia positif dan kemungkinan juga sudah kontak dengan petugas yang lain.”

“Itu kenapa seluruhnya kita karantina,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pessel Rinaldi saat dihubungi wartawan Jumat (17/4/2020) pagi.

Rencananya, 58 orang tersebut sudah masuk ke rumah karantina tadi malam, namun, yang datang hanya 51 orang.Sisanya ditunggu dan jika mereka tidak datang, maka petugas akan menjemput ke rumah masing-masing.

“Tadi malam karena cuaca hujan, ada dua penambahannya. Ada 53 yang datang. Hari ini sisanya mau kita jemput,” jelas Rinaldi yang juga Kabag Humas Pemda Kabupaten Pesisir Selatan ini.

Rinaldi menjelaskan, untuk kapasitas Rusunawa Painan Selatan bisa menampung 62 orang.Selain Rusunawa juga ada hotel SMK dan juga wisma atlet untuk menampung orang yang diduga kontak dengan pasien positif covid-19.

Rinaldi mengakui, memang tidak seluruhnya pegawai puskesmas saat ini yang kontak dengan pasien positif sebelumnya baik yang sudah sembuh maupun yang masih dirawat.

Tetapi pihaknya khawatir, ada tiga hingga 4 orang yang pernah kontak langsung, dia positif.

Sementara, dia sudah kontak juga dengan teman lainnya sehingga gugus tugas memutuskan seluruhnya di tes swab.

“Sebagian swab yang kita ambil di awal sudah dikirim ke Laboratorium Unand.”

“Hari ini kita selesaikan pengambilan swabnya dan dikirim ke Unand. Kita minta kepada pihak Labor Unand untuk memprioritaskan ini,” tambah Rinaldi.

Berdasarkan hasil tes tersebut, mereka yang positif dikirim ke rumah sakit dan bagi yang negatif dipulangkan kembali.

“Jika hasilnya tesnya negatif bisa bertugas kembali, yang positif dirujuk ke rumah sakit.”

“Jika gejala ringan ditampung di RS M Zein Painan, kemudian gejala berat dikirim ke RSUP M Djamil Padang,” ungkap Rinaldi.

Sampai pagi ini, kata Rinaldi, 18 orang dari jumlah tersebut sudah diambil sampel swab dan sudah dikirim ke Labor Unand.

Sisanya rencana hari ini akan diselesaikan, baru dikirim.

Sehubungan dengan pelaksanaan karantina tenaga medis dan para medis Puskesmas Tarusan pihak dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan, memutuskan untuk menghentikan sementara waktu pelayanan Puskesmas Tarusan.

“Untuk sementara pelayanan kita hentikan. Kita pindahkan ke puskesmas terdekat.”

“Puskesmas Barung Belantai di kecamatan yang sama. Kemudian ada di kecamatan tetangganya, di Kecamatan Bayang,” ujar Rinaldi.

Terakhir ia menegaskan, seluruh yang tergabung dalam struktur puskesmas itu dikarantina.

Bahkan itu termasuk tenaga medis, para medis yang dia tergabung di puskesmas tapi menjadi bidan desa.

“Secara organisasi di puskesmas, tetapi ditempatkan sebagai bidan desa. Itu juga dikarantina,” tutur Rinaldi. (*)

About Redaksi NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Kapolda Sumsel Terima Audiensi PWNU

Palembang,newshanter.com – Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto, M.H. menerima audiensi ...