1.031 Personel Polda Riau Naik Pangkat dan 9 di pecat
PEKANBARU.NEWSHANTER.COM. Di pengujung tahun 2015, sebanyak 1.031 personel Polda Riau naik pangkat setingkat lebih tinggi. Tiga perwira menengah (pamen) yang sebelumnya AKBP naik pangkat penghargaan menjadi Kombes yakni Kombes Agustiar (Gadik Madya 3 SPN Pekanbaru), Kombes Marihot Nainggolan SH MH (Kabag Dalprogar Ro Rena) dan Kombes Suprapto, SH (Kabag Wassidik Dit Reskrimsus).
Selain 4 pamen yang naik pangkat dari AKBP ke Kombes sebagai penghargaan bagi personel yang akan pensiun, sebanyak 4 personel yang sebelumnya Kompol juga naik pangkat menjadi AKBP.
Upacara kenaikan pangkat ribuan personel Polda Riau berlangsung, Kamis (31/12/2015) di halaman Mapolda Riau dipimpin Kapolda Riau Brigjen Pol Drs Dolly Bambang Hermawan. Selain dihadiri para pejabat utama Polda Riau, turut hadir istri/suami personel yang naik pangkat.
Selain 1.031 personel Polri, 9 orang pegawai negeri sipil (PNS) Polda Riau, juga naik pangkat setingkat lebih tinggi. Adapun rincian personel yang naik pangkat sebagai berikut: Dari Kompol ke AKBP 11 orang, AKP ke Kompol 22 orang, Iptu ke AKP 41 orang, Ipda ke Iptu 89 orang. Sedangkan Golongan Brigadir Polri sebanyak 837 orang dan Golongan Tamtama Polri 24 orang.
Kapolda Riau Brigjen Pol Drs Dolly Bambang Hermawan dalam arahannya mengatakan, kenaikan pangkat dalam organisasi Polri tidak semata-mata merupakan hak bagi setiap personel Polri yang secara otomatis diberikan begitu saja. Namun harus selektif dengan melihat kondite, prestasi kerja, integritas dan moralitas personel, serta dedikasi yang tinggi terhadap organisasi.
“Kenaikan pangkat merupakan akumulasi prestasi, kredibilitas, dedikasi dan kapasitas yang disesuaikan dengan
kebutuhan organisasi,” ucap Kapolda.
Dengan kenaikan pangkat tersebut, menurut kapolda, beban tugas dan tanggung jawab semakin berat karena pangkat dan jabatan merupakan amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Pangkat bukan hanya harus dipertanggung jawabkan kepada negara, institusi dan pimpinan tetapi juga kepada Tuhan yang Maha Kuasa.
“Hendaknya hal tersebut disyukuri dengan meningkatkan kinerja dalam wujud perubahan sikap dan tindakan nyata melalui keimanan, ketakwaan, disiplin, loyalitas, kejujuran dan tanggung jawab,” imbuh Kapolda, seraya menambahkan, kenaikan pangkat hendaknya sebagai pemicu untuk meningkatkan profesionalisme dan kinerja yang lebih baik dengan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
Sembilan di pecat
SEmentara itu selama tahun 2015 Sebanyak 9 anggota Polri di lingkup Polresta Pekanbaru dipecat.Mereka yang dipecat pada umumnya karena desersi yang diawali dari berbagai kasus pidana.Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Aries Syarief Hidayat menyebutkan sembilan orang yang dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhitung sejak Februari 2015.
“Dibandingkan tahun 2014 jumlah personel yang dipecat jauh menurun. Tentu kami akan terus melakukan perbaikan-perbaikan terkait tugas dan fungsi sebagai anggota Polri,” terang Aries disela-sela ekspose akhir tahun di aula Pucuk Rebung Mapolresta Pekanbaru, Rabu (30/12/2015).
Aries menegaskan tidak akan main-main terkait penegakkan disiplin pada anggotanya.
“Kita ingin bersih dan baik. Mana kinerja yang kurang memuaskan akan terus ditingkatkan. Yang melakukan pelanggaran ada sanksi yang diberikan,” ujarnya.
Dari catatan Polresta Pekanbaru sembilan orang yang dipecat tahun 2015 yakni, Brigadir WS (4 kali disiplin), Brigadir MR (desersi), Brigadir AI (tindak pidana penipuan), Brigadir WSD (tindak pidana narkoba), Briptu HF (pelanggaran disiplin dan desersi), Bripka M (desersi), Brigadir T (KDRT dan desersi), Brigadir JS (tindak pidana pencurian) dan Briptu AM (tindak pidana narkoba). (bb/ nr)





