Home / breaking / WBP Diisolasi, Oknum KPLP Negosiasi

WBP Diisolasi, Oknum KPLP Negosiasi

Sekayu, Newshanter.com – Lantaran kedapatan mengkonsumsi Narkoba jenis Sabu oleh Team Satgas Kamtib Lapas Kelas II B Sekayu, Dedi Avental dan KPLP Abdul Hamid S.Sos. Akibatnya, Al (43) Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) ini ditempatkan diduga di sel isolasi blok H yang kondisinya dipenuhi sampah.

Informasi dilapangan, merasa tidak nyaman diruang isolasi, sekitar Sabtu (15/12/2018) lalu Al diminta oknum KPLP melalui anggotanya diduga Irwanto telah menerima uang puluhan juta melalui kuasa hukumnya diduga Rudis SH. Uang untuk pindah ke blok F3, janji oknum KPLP.

Selain telah menyerahkan uang puluhan juta, KPLP diduga kembali meminta uang sebesar 2 juta. Dirinya keberatan dipindahkan ke sel blok H karena telah menyerahkan uang dengan dijanjikan pindah ke blok F2 atau F3 dengan tarif diduga puluhan juta rupiah.

Dirinya mengaku, telah menayakan ke oknum KPLP mengapa setelah menyerahkan uang puluhan juta, dirinya tetap ditempatkan diblok H. Menurutnya, tahankan dulu selama 3 hari, lalu harus negosiasi kembali, karena kamu bermasalah, jawab terduga Hamid sekitar Jumat (28/12/2018) lalu. Menurutnya terduga Hamid berusaha untuk diduga memerasnya, istriku pedagang sayur pak, keluhnya.

Lalu dirinya mengeluhkan hal ini ke Kalapas Ronaldo Devinci. Kalapas menjawab, jangan mengeluhkan masalah uang kepadanya, “saya tidak tahu dan saya tidak makan uang itu”, elaknya. Kebijakan Kalapas, hanya diupayakan dirinya ditempatkan di sel yang layak huni yang tanpa sampah, katanya.

Dirinya berharap, dipindahkan ke blok F2 atau F3 yang layak huni sesuai petunjuk Kalapas dan janji terduga Hamid. Walau telah memberi uang puluhan juta, sampai saat ini dirinya masih di sel isolasi sejak awal November 2018 yang lalu, dengan kondisi ruangan yang dipenuhi sampah, keluhnya.

Hal serupa dialami AZ, telah memberikan uang puluhan juta rupiah ke oknum terduga KPLP melalui petugas diduga Dodi yang disaksikan petugas diduga AL dan petugas diduga Andi dengan janji tidak dikarantina. Namun setelah uang diserahkan, janji sang oknum KPLP tak kunjung terealisasi, keluhnya.

AZ mengaku, telah meminta dikembalikan uang miliknya kepada terduga A. Hamid. Namun, uangnya telah terpakai, jawab terduga Hamid.

Berbeda dengan ke 2 rekannya, HA kasus Narkoba dan EN kasus pembunuhan. Saat ini telah keluar dari ruang isolasi walau tanpa memberikan uang ke petugas Lapas.

Diketahui sebelumnya, pada Selasa (04/12/2018) lalu sekitar Pukul 12.00 WIB di kamar 5 Blok F3.Team Satgas Kamtib Dedi Avental dan Abdul Hamid mendapat informasi adanya WBP yang sedang memakai Narkotika jenis Sabu. Mendapatkan informasi tersebut. Lalu dilakukan penggeledahan di kamar sel 5 Blok F3. Ternyata memang benar adanya keempat WBP yang sedang mengkonsumsi narkoba jenis Sabu dengan Barang Bukti (BB) 1 kantong klip  Sabu, 1 set alat hisap (bong), HP, 7 klip ukuran 10 dalam keadaan kosong dan uang tunai sebesar 900 ribu rupiah.(yn)

About ZP NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Pelajar Berusia 15 Tahun Cabuli Pacarnya, Korban Dikeluarkan dari Sekolah Karena Hamil

  TAMBANG newshanter.com – Unit Reskrim Polsek Tambang, pada Selasa sore (22/1/2019) ...

0 pengunjung sedang aktif sekarang
0 tamu, 0 anggota
Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
Bulan ini: 0 pada 01-01-2019 12:00 am UTC
Tahun ini: 0 pada 01-01-2019 12:00 am UTC