Home / breaking / Terdakwa Pulang Naik Mobil Pribadi, Kasi Pidum Terdakwa dalam Kedaan sakit

Terdakwa Pulang Naik Mobil Pribadi, Kasi Pidum Terdakwa dalam Kedaan sakit

Palembang, Newshanter.com, –Pasca dugaan adanya terdakwa di istimewakan dalam persidangan, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang,Satria Irawan SH MH menerangkan, terdakwa berinisial S bukan mendapatkan perlakuan istimewa melainkan sedangkan mengalami sakit sehingga petugas pengawal tahanan berinisiatif untuk langsung memberikan pertolongan mengingat kondisi S yang pucat pasi.

“Secara spontan petugas pengawal tahanan langsung mengantar terdakwa S tersebut kembali ke Rutan untuk menjalani pengobatan.Dikarena ditakutkan terjadi apa apa karena sakit yang dialaminya,”terangnya,Rabu (22/11/2018).

Usai memanggil para petugas tahanan lanjut Satria, diketahui mereka yang berjaga dilapangan tidak sempat berkordinasi lagi dengan dirinya karena situasional dilapangan.”Karena waktu itu,kalau mau diantar dengan mobil tahanan saat itu sedang ramai karena pada hari Selasa libur nasional jadi dipindahkan ke hari Rabu.Artinya, disini tidak ada yang diistimewakan melainkan karena kondisi terdakwa sakit dan dikhwatirkan ada apa apa maka petugas dilapangan langsung berinisiatif memulangkan terdakwa ke Rutan,”ujarnya.

Bermula terdakwa Safitri Indah Wuri als Indah binti M. Saleh Karim menawarkan kepada Isa Tjandra als Feni ( adik saksi korban) bahwa terdakwa mendapatkan tiket untuk keliling eropa sebanyak 50 tiket yaitu untuk 50 orang dalam rangka ulang tahun Sriwijaya Air.

50 tiket tersebut khusus untuk karyawan Sriwijaya Air, dan sudah bekerjasama dengan PT.Life Condotel dengan penyedia jasa tiket PT.Panorama Plaza Indonesia dengan jadwal pemberangkatan pada tanggal 12 April 2018 selama 12 hari, karena karyawan Sriwijaya Air tidak jadi berangkat, maka Sriwijaya Air menjual murah tiket tersebut yaitu dengan harga Rp.20.000.000.-/orang.

Dan apabila dapat sepuluh orang maka dapat free/gratis satu orang karena paket tour yang ditawarkan oleh terdakwa sangat menarik, sehingga saksi Isa Tjandra menawarkan paket tour tersebut kepada saksi korban Farida Tjandra, dan saksi korban jadi tetarik, dan pada bulan Januari 2018 saksi korban mencari orang yang mau mengikuti tour keliling Eropa dan saat itu saksi korban berhasil mengumpulkan sebanyak 14 orang dan mereka telah memberikan uang DP sebesar Rp.10.000.000.-/orang.

Akibat perbuatan terdakwa tersebut maka saksi korban mengalami kerugian sebesar Rp.180.000.000. atau setidak-tidaknya lebih dari Rp.250.- yang sudah dikembalikan saat korban melapor ke polisi dan proses hukum berjalan.(vot)

About ZP NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Sekda Kuansing Serahkan Bantuan Beras 30 Ton dan Benih Padi

  TELUK KUANTAN, newshanter.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi DR.Dianto Mampanini,SE.MT ...

0 pengunjung sedang aktif sekarang
0 tamu, 0 anggota
Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
Bulan ini: 0 pada 12-01-2018 12:00 am UTC
Tahun ini: 0 pada 01-01-2018 12:00 am UTC