Home / breaking / Praperadilan Ditolak, ‘Ngadu’ ke MA RI

Praperadilan Ditolak, ‘Ngadu’ ke MA RI

Palembang, Newshanter.com – Permohonan praperadilan tidak diterima, menimbang permohonan praperadilan tidak mencantumkan dasar objek praperadilan, sebagaimana putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No. 21/PUU/XII/2014 yang menyatakan, tidak sahnya penetapan status tersangka. Demikian hal ini dibacakan Hakim tunggal Yunus Sesa SH MH dalam sidang praperadilan yang digelar dengan agenda putusan diruang sidang Pengadilan Negeri Palembang Kelas 1A Khusus Sumatera Selatan  Senin (29/10/2018).

Menanggapi putusan ini, Kuasa Hukum Pemohon, HM Wisnu Oemar SH MH MBA melalui Defi Iskandar SH mengaku, kecewa dengan putusan hakim tunggal yang menyatakan, tidak menerima permohonan Praperadilan dari Pemohon.

Menurutnya, dengan alasan, permohonan praperadilan tidak mencantumkan dasar objek praperadilan yaitu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No. 21/PUU/XII/2014 yang menyatakan, tidak sahnya penetapan status tersangka.

Sedangkan secara fakta, para termohon didalam jawabannya tidak mengajukan Eksepsi mengenai permohonan yang di ajukan pemohon kabur atau Obscuur Libel, terangnya.

“Kami menilai, hakim tunggal diduga telah mengeyampingkan fakta – fakta dan bukti – bukti serta keterangan saksi – saksi yang telah dihadirkan dalam persidangan, hakim tidak profesional dan profosional serta tidak objektif dalam memeriksa dan memutus proses praperadilan ini”, tegasnya.

Defi  menambahkan, akan mengajukan permohonan praperadilan yang kedua kalinya dan akan melaporkan hal ini ke Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia (RI), Badan Pengawasan MA RI dan Komisi Yudisial RI di Jakarta.

“Kami berharap, agar hakim yang memproses praperadilan ini dapat lebih profesional dan objektif serta menghargai asas peradilan yang bersih, jujur dan tidak memihak”, harapnya.

Diberitakan sebelumnya, Dihadapan Hakim Tunggal Yunus Sesa SH MH, Termohon Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel, Turut Termohon I Kapolda Sumsel melalui Bidang Hukum (Bidkum) Polda Sumsel Kompol Ahmad Yani SH   MH dalam jawabannya menilai, semua sudah layak, karena adanya dua alat bukti dan terbukti pada tersangka yang disangkakan. Prosedur telah tepat dan benar serta telah memberikan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP).

Jawaban dilanjutkan Turut Termohon II Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumsel melalui jaksa Rini Purnamawati SH menilai, Prosedur telah tepat dan benar, menurutnya, setelah proses hukum tahap II, praperadilan tidak berlaku lagi.

Dalam sidang sebelumnya dengan agenda pembacaan permohonan praperadilan yang dibacakan pemohon Senin (22/10) tentang dugaan cacat hukum dan tidak sahnya penetapan status tersangka Pemohon oleh Termohon didalam perkara dugaan tindak pidana pemerasan sebagaimana mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan dan turut serta melakukan perbuatan pidana didalam pasal 368 KUHPidana ayat (1) dan ayat (2) ke – 2 Jo pasal 55 KUHPidana dan atau sebagaimana dalam Laporan Polisi Nomor : LPB / 849 / XII / 2017 / SPKT Polda Sumsel (11/12/2017).

Termohon berkehendak pada Selasa (09/10/2018) sekitar Pukul 09.00 WIB untuk melimpahkan tahap II berupa pelimpahan Termohon dan Barang Bukti (BB) kepada pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel sebagaimana surat panggilan Nomor : S.Pgl/1275/X/2018/Ditreskrimum (05/10/2018).

Dengan demikian, jika terlaksananya pelimpahan tahap II ini, berarti kewenangan Termohon habis dan berpindah pada kewenangan turut Termohon II terhadap diri Pemohon dan BB. Hingga tidak ada kesempatan lagi bagi Pemohon untuk melakukan upaya hukum.

Diduga tanpa melalui tahapan penyidikan yang diatur oleh hukum diantaranya, tanpa gelar perkara dari Pemohon, selain itu Pemohon tidak pernah menerima SPDP dari Termohon yang ditujukkan kepada Termohon II. (yn)

About ZP NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Dua Mahasiswa STT Pelalawan Sukses Mengikuti Program BYTe 2018.

  Pangkalan Kerinci Newshanter.com Dua orang mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan Propinsi ...

0 pengunjung sedang aktif sekarang
0 tamu, 0 anggota
Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
Bulan ini: 0 pada 11-01-2018 12:00 am UTC
Tahun ini: 0 pada 01-01-2018 12:00 am UTC