Home / breaking / Pembunuh Istri di Ditemukan Tewas di Pulau Salah Nama

Pembunuh Istri di Ditemukan Tewas di Pulau Salah Nama

PALEMBANG -Newshanter.com. Sesosok mayat yang diduga Febriyanto alias Ebit, tersangka pelaku pembunuhan istri, ditemukan Selasa (12/2/2019) sekitar pukul 08.15 WIB di Sungai Musi kawasan Pulau Salah Nama oleh Pidum dan Pol Air Polresta Palembang, Selasa (12/2/2019) sekitar pukul 08.15 WIB.

Diberitakan sebelumnya Ebit melompat ke Sungai Musi setelah membunuh istrinya, beberapa hari lalu.Warga mengetahui ada maya lalu mayat lalu mengikat agar tetap berada di permukaan oleh warga sambil menunggu kedatangan petugas kepolisian.

Petugas Pol Airud Polresta Palembang mendapat laporan ada penemuan mayat datang ketempat penemuan, lantas membawa mayat tersebut ke RS Boombaru untuk dilakukan visum

Diberitakan sebelumnya, Febrianto alias Ebit (38) pelaku pembunuhan istrinya Linda Fitri warga Kemang Manis, kerap mengancam akan membunuh istrinya.

Hal tersebut dituturkan anak pertamanya Nabila (16), Senin (11/2/2019).Menurut Nabila, dirinya kerap mendengar ayahnya berniat membunuh ibunya langsung dari mulut pelaku.

Tak tanggung, perkataan tersebut diungkapkan berkali-kali oleh sang anak sambil menirukan perkataan bapaknya.”Sudah sering bapak ngomong mau bunuh Ibu, saya juga gak tau kenapa begitu,” ujarnya.

Perkataan tersebut akhirnya benar dilakukan oleh Ebit.

Ebit menghabisi Linda dengan sajam ke sekujur tubuh sang istri.

“Tidak menyangka kalau ayah sampai bisa berbuat seperti itu,” ucap Nabila dengan mata yang berkaca-kaca menahan tangis.

Menurutnya, gelagat mencurigakan dari sang ayah mulai terlihat sejak akhir bulan Januari lalu. Ayahnya terkadang bersikap baik, namun terkadang juga bersikap tempramental tanpa alasan yang jelas.

“Tidak tahu, kenapa seperti itu. Kadang-kadang baik, contohnya sudah beberapa minggu ini ngajak kami sholat berjamaah, biasanya tidak seperti itu,”ujarnya.

“Tapi kadang-kadang suka marah-marah tidak jelas, khususnya sama ibu. Dan suka ngancam mau bunuh ibu. Sama saya juga ngomong, nanti ayah bunuh ibu kamu, paling bapak dihukum 10 tahun sudah keluar dari penjara. Umur ayah masih muda, jadi tidak terlalu tua kalau keluar dari penjara,” tambahnya.

Dugaan obat-obatan terlarang yang mendasari perilaku Ebit juga dikatakan Sepupu korban Ana (42).

Menurutnya Ebit setahun belakang diketahui mengkonsumsi obat-obatan terlarang.”Setau aku memang dio pengkonsumsi narkoba, setahun belakang ini memang gelagatnya mencurigakan,” jelasnya Ana kepada Sripoku.com.

Ana tewas dengan 7 Luka tusuk dan Luka sayatan disekujur tubuhnya. Dirinya ditemukan meregang nyawa oleh Bapaknya Suhaimin Minggu pagi (10/2/2019).

Sedangkam Ebit hingga saat ini belum ditemukan setelah melompat dari jembatan Ogan Kertapati.

Ibu Linda, Mubinah (60) enggan menerima Ebit jika diketemukan usai dirinya mengetahui menantunya tersebut melompat ke Sungai Ogan.”Dio orang Sekip, keluarganya di sana. Kalau ketemu kami tidak nerimo. Bawa be ke sano,” ujarnya.(sp/fil)

Kartu identitas milik Febriyanto alias Ebit yang ditemukan Tim SAR Polairud Polda Sumsel (foto Tim SAR Polairud Polda Sumsel)

About ZP NHO

x

Berita Lain

Bawaslu Bukittinggi Gandeng Media Dalam Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu 2019

Bukittinggi, News Hanter.com- Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 akan memasuki tahap krusial ...

0 pengunjung sedang aktif sekarang
0 tamu, 0 anggota
Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
Bulan ini: 0 pada 02-01-2019 12:00 am UTC
Tahun ini: 0 pada 01-01-2019 12:00 am UTC