Home / breaking / Dua Mahasiswa STT Pelalawan Sukses Mengikuti Program BYTe 2018.

Dua Mahasiswa STT Pelalawan Sukses Mengikuti Program BYTe 2018.

 

Pangkalan Kerinci Newshanter.com Dua orang mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan Propinsi Riau sukses mengikuti Program Bootcamp For Young Technopreneur ( BYTe ) 2018 di kota Batam Kepulauan Riau.

Bootcamp For Young Technopreneur adalah kegiatan yang dibuat oleh Lembaga Sociopreneur Indonesia atau sociopreneurID yang bekerja sama dengan Ristekdikti berguna untuk melatih jiwa generasi muda agar lebih kreatif , inovatif dan solutif dalam memecahkan masalah yang timbul di masyarakat.

Adapun tema dari pelaksanaan BYTe tahun 2018 ini adalah Sustainable Tourism dimana nantinya peserta akan melihat langsung fenomena turisme di lapangan dan mereka akan memberikan solusi yang tepat sasaran berdasarkan hasil obeservasinya. Peserta akan di latih selama 4 (empat ) hari 3 (tiga ) malam dari tanggal 30 Oktober s.d 02 November 2018 di Desa Sembulang Batam Kepulauan Riau.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Sekolah Tinggi Pelalawan Salmiyati,M.Pd,Ph.D melalui sambungan Whatshapp di Pangkalan Kerinci.Senin (12/11/2018).

“Dua mahasiswa kita yakni Rahmat Joko Prasetyo dan Afrizal telah usai mengikuti Program BYTe 2018 yang dilaksanakan di Desa Sembulang Batam Kepulauan Riau.
Mereka berdua terpilih dua diantara 30 peserta lainnya yang berasal dari Perguruan Tinggi seperti Universitas Diponegoro,Brawijaya,Gajah Mada,Utara Malaysia dan Universitas unggulan lainnya.” Jelas Salmiyati

Salmiyati menambahkan bahwa kegiatan ini memacu semangat Mahasiswa lain untuk terus kreatif dengan nantinya melahirkan inovasi baru. Saat ini mahasiswa STT Pelalawan sedang mengembangkan berbagai inovasi di bidang hulu dan hilir kelapa sawit. Nantinya kedepan ada beberapa lomba dalam waktu dekat akan diikuti kembali oleh mahasiswa STT Pelalawan.

Dalam Program Bootcamp For Young Technopreneur ( BYTe ) 2018 ini dua mahasiswa kita mendapatkan materi
mengenai mapping yang terdiri dari 3 sub materi yaitu Sustainable Tourism (Intro), Design Thinking, dan Design Ethnography
yang dibimbing oleh Reiza Mutia AR, S.P, M.Eng dan para dosen inovatif lainnya.
Selain itu mereka juga mendapat pendampingan untuk membantu dan mendampingi pekerjaan beberapa UMKM Desa Sembulang mulai dari pembuatan produk hingga penjualannya, dan tidak kalah menariknya peserta mempresentasikan inovasinya. Mahasiswa kita Rahmat Joko menampilkan corong untuk memasak bolu ceremai , sedangkan Afrizal inovasinya adalah alat pemasak otak otak. (Dien Puga /Rls)

About ZP NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Sekda Kuansing Serahkan Bantuan Beras 30 Ton dan Benih Padi

  TELUK KUANTAN, newshanter.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi DR.Dianto Mampanini,SE.MT ...

0 pengunjung sedang aktif sekarang
0 tamu, 0 anggota
Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
Bulan ini: 0 pada 12-01-2018 12:00 am UTC
Tahun ini: 0 pada 01-01-2018 12:00 am UTC