Home / breaking / Dinilai Gangguan Jiwa, WBP Diisolasi

Dinilai Gangguan Jiwa, WBP Diisolasi

Sekayu, Newshanter.com – Dinilai mengalami gangguan kejiwaan, AL (43) Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) diisolasi sampai saat ini diruang yang diduga dipenuhi sampah, walau telah meminta pindah ke oknum KPLP melalui negosiasi dengan nilai diduga puluhan juta rupiah.

Menanggapi hal ini, Kepala Pengamanan Lembaga Permasyarakatan (KPLP) Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Sekayu Abdul Hamid S.Sos mengatakan, kamar strapsel (ruang isolasi) tidak ada sampahnya, katanya. Dikonfirmasi Selasa (08/01/2019).

Menurutnya, “kami bersih – bersih setiap harinya, dibuang sampahnya”. Selain itu, WBP dikeluarkan tiga hari sekali. Lapas Sekayu dalam keadaan bersih keseluruhan. Karena mereka juga anak didik kami tidak mungkin memperlakukannya kurang baik. Kalau mereka sakit, kami jugalah yang repot.

Disinggung adanya dugaan jual beli blok senilai puluhan juta rupiah, “Kita sudah komitmen, tidak ada lagi itu di Lapas Sekayu”, bantahnya.

Menurutnya, bila ada staf “kami melakukannya, kami akan segera memberikan hukuman indispliner”, tegasnya.

Disoal, WBP yang bermasalah harus negosiasi ulang, walau telah menyerahkan uang puluhan juta, namun pindah blok yang dijanjikan belum terealisasi. “Kita sifatnya pembinaan, bila WBP bermasalah, sesuai aturan, setelah dia menjalani hukumannya, maka ia akan dikembalikan ke blok sesuai statusnya”. Dan kami tidak pernah menerima uang tersebut, bantahnya.

Menurutnya, sesuai aturan, WBP menjalankan hukuman itu sudah melalui sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) Minimal dua pertiga anggota hadir diusulkan dan ditetapkan oleh Kalapas, katanya. Jadi prosedurnya, 6 hari pertama bisa ditambahkan lagi 6 hari bisa ditambahkan lagi 6 hari bila lebih dari 18 hari dilaporkan kepada Kalapas.

Bila petunjuk Kalapas belum bisa untuk dikeluarkan dari strapsel dan kadang waktu sudah habis. WBP tidak mau keluar dari strapsel. WBP harus membuat surat pernyataan yang ditanda tangani diatas materai, jelasnya.

Disinggung, negosiasi dalam bentuk apa yang dijanjikan terduga KPLP ke WBP. “Kita tidak pernah bernegosiasi dengan siapapun, tentang penempatan WBP”, bantahnya. Bila kita nilai mereka bisa mengikuti pembinaan kemandirian dan kerohanian dengan baik, akan kita tempatkan diminimum sekuriti, katanya.

Disoal, adanya pernyataan KPLP kepada WBP,  “tahankan dulu selama 3 hari, lalu harus negosiasi kembali, karena kamu bermasalah”. Hal tersebut tidak ada, bantahnya.

Menurutnya, mereka sudah nyaman di strapsel, karena di blok mana saja sudah penuh dengan kapasitas 300 WBP. Saat ini, Lapas overkapasitas yang dihuni 906 WBP. Hingga kami kewalahan, sedangkan jumlah petugas sedikit, keluhnya.

Hamid menambahkan, Pada Tahun 2018 tadi, kami mendapatkan hibah lahan seluas 5 hektar dari Pemda Muba untuk pembangunan Lapas baru, katanya.

Sementara, Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) Kelas II B Sekayu, Ronaldo Devinci membenarkan, adanya WBP yang disel isolasi, memang ada yang di sel, katanya. Tapi tidak dipenuhi sampahlah, “kita masih manusiawi kok”, selorohnya.

Disinggung, adanya dugaan oknum KPLP melalui anggotanya diduga telah menerima uang puluhan juta untuk pindah blok. Tidak benar, tegasnya. Karena sejak saya memimpin disini, sudah “saya kasih tau agar tidak bermain – main lagi dengan hal yang seperti itu”, ungkapnya.

Selain itu, di blok mapenaling juga sudah saya arahkan, agar siapapun WBP yang berada di situ tidak boleh menetap, tegasnya. Karena blok mapenaling kamar untuk sementara waktu. Kecuali bagi yang butuh perlindungan atau yang nyawanya terancam apabila ditempatkan di blok lain, dalam artian perlu perhatian khusus, jelasnya.

Disoal, WBP yang bermasalah harus negosiasi ulang, walau telah menyerahkan uang puluhan juta, namun pindah blok yang dijanjikan belum terealisasi. Kalau WBP bermasalah, tentu ada sanksinya, katanya. Dirinya mencontohkan, salah satu contohnya di straffsell dan dicabut Hak – hak tertentu mereka, seperti, hak kunjungan serta tidak ada negoisasi disitu, tegasnya.

Disinggung adanya dugaan jual beli blok senilai puluhan juta. Sepengetahuannya, saat ini tidak ada. Namun bila terbukti ada, akan “saya berikan tindakan sesuai dengan aturan yang berlaku, mulai dari hukuman yang bersifat pembinaan sampai hukuman yang memang bersifat hukuman, tegasnya.

Dirinya berharap, adanya iklim yang kondusif di Lapas Sekayu ini agar pembinaan dan pengamanan yang kami lakukan di Lapas ini dapat berjalan dengan lancar serta mohon dukungan dari semua pihak.

Disoal, adanya keluhan WBP, Kalapas menjawab, jangan mengeluhkan masalah uang kepadanya, saya tidak tahu dan saya tidak makan uang itu, elaknya. Kebijakan Kalapas, hanya diupayakan dirinya ditempatkan di sel yang layak huni yang tanpa sampah, katanya. Sepengetahuannya, penempatan didalam sel memang atas permintaan yang bersangkutan sendiri, karena merasa ada gangguan kejiwaan dan adanya pernyataan secara tertulis dari yang bersangkutan. Walau tidak ada surat keterangan dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) hanya berdasarkan informasi dari beberapa WBP yang kenal pada yang bersangkutan, katanya.

Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani proses sidang atas kasus sebelumnya yang dituntut 7 tahun yang belum incracht.

Disinggung adanya pernyataan terduga KPLP,  tahankan dulu selama 3 hari, lalu harus negosiasi kembali, karena kamu bermasalah, jawab terduga Hamid. Sepengetahuannya, berawal yang bersangkutan kedapatan memakai narkoba lagi didalam. Maka, saya perintahkan KPLP untuk membuat BAP dan melaporkan ke pihak Polres serta menempatkan yang bersangkutan di strafsell untuk sementara waktu, ungkapnya.

Disoal, ke 2 rekan yang bersangkutan tanpa diisolasi dan negosiasi. Ronaldo mengaku, semua mendapatkan perlakuan yang sama dan sepertinya tidak ada biaya dan negosiasi. Sedangkan yang bersangkutan diisolasi berdasarkan permintaannya sendiri dengan pernyataan serta info dari WBP lain, bahwa yang bersangkutan ingin ketenangan dalam menghadapi kasusnya, jelasnya. (yn)

About ZP NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Pelajar Berusia 15 Tahun Cabuli Pacarnya, Korban Dikeluarkan dari Sekolah Karena Hamil

  TAMBANG newshanter.com – Unit Reskrim Polsek Tambang, pada Selasa sore (22/1/2019) ...

0 pengunjung sedang aktif sekarang
0 tamu, 0 anggota
Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
Bulan ini: 0 pada 01-01-2019 12:00 am UTC
Tahun ini: 0 pada 01-01-2019 12:00 am UTC