Home / HuKrim / Baru SPDP, Berkas Dirut CV Bargata Mandek,
Kasi Penuntutan Kejati Sumsel, Naimullah SH MH
Kasi Penuntutan Kejati Sumsel, Naimullah SH MH

Baru SPDP, Berkas Dirut CV Bargata Mandek,

Palembang, Newshanter.com,-Kasus suap hasil OTT Mapolda Sumsel dengan pemberi suap atas nama Franco Nero Sisce Delgado, SH selaku kuasa atau Dirut CV. Bagata Perkasa diduga Jalan ditempat atau hendak di Peti Es kan.

Hal Itu diduga kuat nampak dari berkas perkara yang hingga kini belum juga diterima oleh pihak Kejaksaan tinggi Sumsel dari penyidik Mapolda Sumsel dan baru sekedar SPDP yang dilayangkan pada bulan April lalu.”Kita belum menerima berkas apapun, baru sekedar SPDP saja, kita masih menunggu, dari bulan April lalu” Ujar Kasi penuntut bidang Pidana khusus Kejati Sumsel  Naimullah SH MH lewat pesan singkatnya.Rabu (28/11).

Sedangkan info dari Mapolda Sumsel beberapa bulan lalu mengatakan sedang melengkapi berkas perkara tersebut karena ada yang belum lengkap.

Diketahui tersangka Franco Nero Sisce Delgado, SH selaku kuasa atau Dirut CV. Bagata Perkasa  diringkus bersama Ardiansyah ST bin Hafni  Pengawai Negeri Sipil dengan jabatan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang sudah terlebih dahulu menjalani proses perasidangan.
Berawal pada bulan Mei tahun 2016 Franco Nero Sisce Delgado, SH Bin Tamsil, Eman Budi Santosa bin Masrip, Tabrani dan Erwin Syarif yang menjabat Kepala Bappeda Kab. Muratara mengadakan pertemuan dengan H.M.Syarif Hidayat yang menjabat sebagai Bupati Kab. Muratara bertempat  di kediaman  Bupati Kab. Muratara, dalam pertemuan itu selain dibicarakan tentang pembangunan Kab. Musi Rawas Utara, H.M. Syarif Hidayat sempat menyuruh Erwin Syarif untuk memberikan pekerjaan kepada mereka yang hadir ditempat itu.

Bahwa setelah pertemuan itu, sekitar bulan Januari 2017 Franco Nero Sisce Delgado, SH menemui Erwin Syarif untuk menanyakan apakah ada paket pekerjaan untuknya yang disarankan agar ia menemui terdakwa.  Atas saran Erwin Syarif, disuruhnya menemui terdakwa dan dalam pertemuan Franco Nero Sisce Delgado, SH dengan terdakwa dijanjikan akan diberikan pekerjaan pengadaan dan pemasangan perluasan jaringan pipa distribusi dan SR SPAM Kec. Rawas Ulu Tahun 2017 dengan kesepakatan pemberian fee atau komisi uang 15 % dari nilai Kontrak termasuk menyiapkan 1 % untuk Pokja apabila paket pekerjaan itu nantinya akan dikerjakan oleh CV. Bagata Perkasa yang dimiliki oleh orang tua dari Franco Nero Sisce Delgado, SH.

Selanjutnya atas dasar Surat Keputusan Bupati Musi Rawas Utara Nomor : 224/KPTS/VII/MRU/2017 tanggal 27 Maret 2017 tentang susunan perangkat Sekretariat Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kab. Muratara diantaranya menunjuk terdakwa selaku Sekretaris ULP Kab. Muratara, lalu diterbitkan lagi Surat Perintah Tugas  Nomor : 090/025/SPT/POKJA I/ULP/2017 tanggal 05 Juli 2017 dari Kepala Unit Layanan Pengadaan Kab. Musi Rawas Utara memerintahkan terdakwa selaku Ketua Pokja I, Boby Ertanto selaku Sekretaris Pokja I dan Heru Purnama selaku anggota Pokja I untuk melaksanakan proses Pemilihan Penyedia Barang/Jasa untuk pekerjaan pengadaan dan pemasangan perluasan jaringan pipa distribusi dan SR SPAM Kec. Rawas Ulu pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kab. Musi Rawas Utara sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Dari proses pelelangannya CV. Bagata Perkasa ditetapkan sebagai pemenang sebagaimana dituangkan Pokja I ULP yang diketuai terdakwa dalam Berita Acara Hasil Pelelangan Nomor : 04/KK1/PK/010.DPUTR.CK/2017  tertanggal 21 Juli 2017. Setelah CV. Bagata Perkasa dinyatakan pemenang pelelangan selanjutnya ditindaklanjuti oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) mengadakan perjanjian  pekerjaannya dengan CV. Bagata Perkasa yang ditantangani antara  PPK dengan Tamsil orang tua dari  Franco Nero Sisce Delgado, SH selaku Direktur CV. Bagata Perkasa

Setelah terdakwa berhasil mengupayakan CV. Bagata Perkasa sebagai pemenang lelang, sekitar bulan Agustus 2017 terdakwa kemudian menghubungi Franco Nero Sisce Delgado, SH menanyakan jatah uang fee yang sudah mereka sepakati sebelumnya, selanjutnya oleh Franco Nero Sisce Delgado, SH diberikan uang sebanyak Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) yang diterima oleh terdakwa bertempat di ruang kerja terdakwa di Dinas PU BM Kab. Musi Rawas Utara.

Kemudian pada tanggal 7 Nopember 2017 terdakwa kembali menghubungi Franco Nero Sisce Delgado, SH meminta lagi sejumlah uang, namun pemintaan terdakwa tersebut baru dapat direalisasikan Franco Nero Sisce Delgado, SH pada tanggal 14 Nopember 2017 yang diterima terdakwa bertempat di Rumah Makan Pagi Sore Lubuk linggau Jl. A. Yani No. 1 Lubuk Linggau berupa  uang sebanyak Rp. 50.000.000,-  (lima puluh juta rupiah) dengan menggunakan paper bag warna hitam, namun pada saat terdakwa sudah menerima uang tersebut terdakwa ditangkap oleh anggota Polda Sumsel untuk diproses lebih lanjut termasuk Franco Nero Sisce Delgado, SH selaku pemberi uang kemudian ditetapkan pula sebagai tersangka berdasarkan surat penetapan Nomor : SK/05/III/2018/Tipid/Ditreskrimsus tanggal 12 Maret 2018

Terdakwa selaku Pegawai Negeri Sipil terkait penerimaan uang dari Franco Nero Sisce Delgado, SH sewaktu menjalankan jabatannya selaku Pokja I terkait pelelangan pekerjaan pengadaan dan pemasangan perluasan jaringan pipa distribusi dan SR SPAM Kec. Rawas Ulu pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kab. Musi Rawas Utara.(Een)

About ZP NHO

x

Berita Lain

Diduga Belum Lunasi Rumah, Kontraktor Dilaporkan

Palembang, Newshanter.com – Rustineli (47) warga Jl Jaya Indah Kel 14 Ulu ...

0 pengunjung sedang aktif sekarang
0 tamu, 0 anggota
Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
Bulan ini: 0 pada 12-01-2018 12:00 am UTC
Tahun ini: 0 pada 01-01-2018 12:00 am UTC