Home / breaking / Banjir Melanda Kota Padang Puluhan Rumah Rusak dan Jembatan Roboh

Banjir Melanda Kota Padang Puluhan Rumah Rusak dan Jembatan Roboh

Sumbar. Newshanter.com. Akiba tingginya curah hujan di sumatera barat Jumat, (02/11/2018) siang, menyebabkan sejumlah titik di kota Padang,  terendam Banjir. Bahkan, air dari aliran Sungai Baringin sudah melimpah dan menutupi sungai. Sebuah Jembatan di Kecamatan Lubuk Kilangan roboh diterjang banjir.

Sepertilansir Viva, Puluhan rumah warga di Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat, rusak parah akibat diterjang banjir.Ratusan warga yang terdampak masih berjibaku menyelamatkan barang elektronik dan perabotan rumah tangga yang tergenang. Menurut warga, banjir itu merupakan yang terparah sepanjang sejarah.

“Air mulai naik sekitar pukul 16.00 WIB. Banjir kali ini yang terparah sepanjang sejarah. Rumah saya roboh pada bagian belakang. Banyak rumah lain di sini yang rusak dan terendam banjir,” ujar Roni, seorang warga Alai Parak Kopi.

Roni meminta pemerintah segera mengambil langkah tepat untuk mengatasi dan mengantisipasi banjir susulan, apalagi curah hujan dan debit air di aliran banjir Kanal Alai masih tinggi.

Yasli, warga lain, menyebutkan banjir kali ini cukup besar. Banyak rumah warga yang rusak dan tergenang. Meluapnya aliran Sungai Batang Baringin di banjir Kanal Alai disebabkan terhambatnya arus air lantaran ada perbaikan rel kereta api yang membentang sepanjang kanal banjir.

Informasi yang berhasil dihimpun VIVA, selain di kawasan Alai, banjir juga merendam sejumlah kawasan, di antaranya, Simpang Gaduik, Kelurahan Baringin, dan Bungus. BPBD Kota Padang masih berada di lokasi melakuan pemantauan, pendataan, dan siaga evakuasi bagi warga yang terjebak banjir

Berdasarkan informasi yang dihimpun, air sudah menggenangi sejumlah kawasan, di antaranya Bungus, Lubek Pitameh dan Simpang Gaduik. Selain itu, pohon tumbang yang terjadi di kawasan Lubuk Peraku memutuskan akses lalu lintas, Padang-Solok. Ruas jalan Lubuk Peraku juga merupakan ruas jalan nasional.

Menurut kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat,Untuk saat ini, laporan yang kami terima, debit air di kawasan Baringin meningkat. Bahkan sudah merendam satu unit jembatan. Juga ada kebakaran di Siteba.

Untuk kawasan lain, kami masih menunggu laporan. Sampai kini, belum ada laporan korban jiwa,” kata Rumainur, kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat, Jumat, 2 November 2018.

Rumainur menegaskan, saat ini tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Padang dan sejumlah potensi lainnya, sudah bergerak ke Baringin dan beberapa tempat lainnya. Mereka akan melakukan evakuasi jika ada warga yang terjebak.

Lantaran masih tingginya curah hujan, BPBD Sumatera Barat mengimbau kepada seluruh masyarakat yang tinggal di zona merah rawan banjir dan longsor, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.(Tim)

 

About ZP NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Dua Mahasiswa STT Pelalawan Sukses Mengikuti Program BYTe 2018.

  Pangkalan Kerinci Newshanter.com Dua orang mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Pelalawan Propinsi ...

0 pengunjung sedang aktif sekarang
0 tamu, 0 anggota
Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
Bulan ini: 0 pada 11-01-2018 12:00 am UTC
Tahun ini: 0 pada 01-01-2018 12:00 am UTC