Home / Advertorial / Alex Bangga 17 Kali Jadi Inspektur Upacara – Dihadiri Utusan Negara Sahabat – Peringatan Detik Proklamasi di Griya Agung

Alex Bangga 17 Kali Jadi Inspektur Upacara – Dihadiri Utusan Negara Sahabat – Peringatan Detik Proklamasi di Griya Agung

Alex Bangga 17 Kali Jadi Inspektur Upacara
– Dihadiri Utusan Negara Sahabat
– Peringatan Detik Proklamasi di Griya Agung

PALEMBANG, TRIBUN – Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin bertindak sebagai Inspektur Upacara pengibaran Bendera Merah Putih di Detik-Detik Proklamasi Peringatan ke 73 Kemerdekaan Republik Indonesia di Griya Agung Palembang, Jumat (17/8).
Upacara 17 Agustus kali ini merupakan upacara yang terakhir bagi Alex yang bertindak sebagai Inspektur upacara 17 kali tanpa terputus yaitu tujuh kali sebagai Bupati dan 10 kalinya sebagai Gubernur Sumsel.

Selama menjabat sebagai kepala daerah baik Bupati Musi Banyuasin dan Gubernur Sumsel dua periode, Alex Noerdin mengungkapkan rasa bangganya mampu bertindak sebagai Inspektur Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih sebanyak 17 kali tanpa terputus.
“Didalam hati saya merasa bangga dan terharu. Kalau bukan karena rido Allah, tidak mungkin saya bisa seperti ini. Karena bisa saja dinas di luar atau sakit. Tapi atas rido Allah, saya bisa menjadi Inspektur upacara sebanyak 17 kali tanpa terputus,” ujarnya usai upacara.
Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa 17 kali ini yaitu tujuh kali sebagai Bupati dan 10 kalinya sebagai Gubernur Sumsel. Menurutnya ini merupakan hal yang luar biasa dan patut dimasukan rekor muri sebagai kepala daerah yang 17 kali tanpa terputus-putus menjadi inspektur upacara.
“Saya rasa 17 kali tanpa terputus-putus tersebut sangat sulit disaingi oleh kepala daerah lainnya. Cocok juga ini dimasukan muri sebagai kepala daerah yang 17 kali tanpa terputus-putus menjadi inspektur upacara,” cetusnya.
Peraih Bintang Mahaputra Utama ini juga menceritakan, selama menjabat sebagai Gubernur Sumsel dua periode ini masih ada mimpi besarnya yang belum tercapai. Pertama, ia ingin mewujudkan Sumsel memiliki sirkuit balap motor tingkat dunia atau dikenal MotoGP.
“Yang belum tercapai pertama membangun sirkuit MotoGP.
Padahal DED sudah selesai dengan dikerjakan oleh Herman Tilke yang merupakan perancang sirkuit balap Formula Satu, kalau yang mengerjakan Herman Tilke pasti disetujui oleh Dorna selaku Official MotoGP,” jelasnya

Mimpi besar Alex Noerdin kedua yang belum juga terwujud selama ia memimpin di Bumi Sriwijaya, adalah menjadi tuan rumah diselenggarakannya Piala Dunia. Meski kedua mimpi itu belum tercapai, ia tetap melakukan persiapan-persiapan.

“Tapi itu semua sudah kita siapkan. Kedepan saya akan daftar mengikuti Pemilihan Legeslatif atau Pileg agar kedepan tetap bisa berbuat yang bermanfaat,” ungkapnya.
Sementara itu Upacara Detik-Detik Proklamasi Peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73 di Griya Agung Palembang begitu berwarna pasalnya ibu-ibu dan tamu undangan yang wanitanya rata-rata mengenakan pakaian warna merah.

Dra Hj Musiawati Najib yang merulakan istri Pj Walikota Palembang Ahmad Najib usai upacara mengatakan bahwa ia memakai warna merah atas inisiatif sendiri. Warna merah identik dengan semangat, untuk itulah memakai warna merah biar tetap selalu semangat.

Saat upacara Kemerdekaan RI ke 73 di Griya Agung tidak hanya dihadiri pejabat dari Pemprov Sumsel saja melainkan juga dihadiri tamu-tamu dari berbagai negara seperti dari India, Turki, Korea, Jepang dan lain-lain. Bahkan juga ada artis ibu kota Okan Kornelius.

Sementara itu yang bertindak sebagai Komandan upacara yaitu Letkol Inf Erwan Susanto yang merupakan Komandan Batalyon Infanteri Raider 200/Bakti Negara. Lalu Perwira upacara yaitu Mayor Laut (PM), Doli Iskandar Siregar sebagai Dandenpom Lanal Palembang.

Sedangkan untuk 50 petugas Paskibraka adalah putra dan putri terbaik dari 17 Kabupaten/kota yang ada di Sumsel. Sebagai pembawa baki bendera yaitu Berlian Utami dari SMA Negeri 3 Palembang. Kemudian petugas pengibar bendera yaitu M. Ravievsyah Fahlevi dari SMA Negeri 4 Lahat, Lalu Indi Irian Dika dari SMK Pratiwi Prabumulih dan Maulivio Jasuma Putra dari SMA Negeri 8 Palembang.

Sedangkan untuk komandan Paskibraka Letda Inf Satrio yang merupakan Komandan Pleton II Kipan A Yonif Raider 200/Bakti Negara. Lalu sebagai Komandan Pleton pasukan 45 Letda Laut Komarudin yang merupakan Komandan KAL Gombora Lanal Palembang dan Komandan kelompok 17 yaitu Rifqi Teguh Kurniawan yang merupakan perwakilan dari SMA Negeri 4 OKU.(adv/nda)

About ZP NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

KPU UMUMKAN DAPTAR CALON TETAP(DCT)ANGGOTA LEGISLATIP.

OKU selatan Newshanter.com. KPU Oku selatan melakukan rapat pleno daftar calon tetap ...

0 pengunjung sedang aktif sekarang
0 tamu, 0 anggota
Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
Bulan ini: 0 pada 09-01-2018 12:00 am UTC
Tahun ini: 0 pada 01-01-2018 12:00 am UTC