Home / breaking / Empat Kota di Sumbar Ikuti Pilkada Serentak 2018

Empat Kota di Sumbar Ikuti Pilkada Serentak 2018

SUMBAR -Newshanter.com. Empat daerah di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) hari ini, Rabu 27 Juni 2018 melaksanakan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota pada Pilkada 2018 secara serebtak di Indonesia.

Ke empat daerah itu adalah Kota Padang, Kota Pariaman, Kota Sawahlunto dan Kota Padang Panjang.
Untuk di Kota Pariaman, pesta demokrasi lima tahunan itu diikui tiga pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota.

Ketiga pasangan itu adalah Mahyuddin-Muhammad Ridwan, Dewi Fitri Deswati-Pabrisal, dan Genius Umar-Mardison Mahyuddin.

Kemudian pada Pilkada Padang Panjang, ada empat pasangan calon yang memperebutkan suara rakyat di kota berjulukkan ‘Serambi Mekah’ tersebut, yaitu Mawardi-Taufiq Idris, Rafdi Meri-Fadli, Fadly Amran-Asrul, dan pasangan Hendri Arnis-Eko Fuqani.

Sedangkan di Kota Padang, terdapat dua pasangan calon yaitu Mahyeldi Anshaullah-Hendri Septa dan Emzalmi-Desri Ayunda. Sementara di Sawahlunto, ada tiga pasangan calon, yakni Ali Yusuf-Ismed, Deri Asta-Zohirin Sayuti dan pasangan Fauzi Hasan-Dasrial Ery.

Berdasarkan data yang dihimpun tribunpadang.com dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) di empat kota yang menggelar pemilihan Walikota dan wakil Walikota, diketahui bahwa di Kota Padang terdapat 535.265 pemilih yang akan menyakurkan hak suaranya di 1.600 Temat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di seluruh kecamatan.

Sementara di Pilkada Kota Pariaman diikuti 59.245 pemilih tersebar di 155 TPS di empat kecamatan. Padang Panjang jumlah pemilihnya mencapai 35.948 dengan total TPS sebanyak 97. Sedangkan di kota Arang Sawahlunto jumlah pemilih 44.592 tersebar di 131 TPS.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengimbau agar masyarakat pada empat kota yang menyelenggarakan Pilkada serentak hari ini, untuk menggunakan hak pilihnya dalam menentukan kepala daerah yang akan memimpin untuk periode lima tahun ke depan.

“Manfaatkan hak pilih sesuai hati nurani untuk masa depan daerah yang lebih baik. Jangan sampai golput. Masyarakat sudah cerdas untuk menilai pasangan calon kepala daerah yang ikut berkompetensi, dan masyarakat jangan mau diintervensi oleh siapapun untuk menentukan pilihan,” kata Irwan Prayitno kepada wartawan di Padang, Rabu (26/6/2018) pagi.

Sementara itu, Pengamat Hukum Universitas Bung Hatta (UBH) Padang, Miko Kamal kepada tribunpadang.com, mengajak agar masyarakat menolak politik uang.

Menurut lulusan program magister hukum (LL.M) dari Deakin University di Melbourne, Australia, pada tahun 2005 itu, politik uang adalah perbuatan melawan hukum.

“Politik uang merupakan musuh kita bersama. Perbuatan busuk itu dapat menggergaji hak masyarakat untuk mendapatkan pemimpin yang berkualitas dan amanah. Untuk itu, mari kita lawan semua bentuk politik uang dengan melaporkan pelakunya kepada pihak yang berwajib,” kata Miko Kamal.(*)

 

About ZP NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

DANDIM 0304/AGAM, PERBAIKI JALUR JOGING SEKELILING LAPANGAN WIRABRAJA KODIM 0304/AGAM

Bukittinggi, News Hanter.com- Untuk membangkitkan semangat berolah raga di kalangan Anggota Kodim ...

0 pengunjung sedang aktif sekarang
0 tamu, 0 anggota
Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
Bulan ini: 0 pada 07-01-2018 12:00 am UTC
Tahun ini: 0 pada 01-01-2018 12:00 am UTC