Home / breaking / Bhenz Maharajo Redaktu Pelaksana Haluan: Mari Kita Uji Kebenaran di Depan Hukum
Benz Maharajo/ Foto Facebook

Bhenz Maharajo Redaktu Pelaksana Haluan: Mari Kita Uji Kebenaran di Depan Hukum

Padang.Newshanter. Benz Maharajo, ia dilaporkan Irwan Prayitno ke Polda Sumbar. Bhenz Maharajo menyatakan siap menguji kebenaran tersebut di depan hukum.

“Saya menghormati dan menghargai sikap yang ditempuh Gubernur Sumbar. Saya siap mempertanggungjawabkan seluruh tindakan saya, termasuk status yang saya unggah di media sosial. Baik kepada publik atau penegak hukum. Mari kita uji kebenaran di depan hukum,”ungkap Bhenz yang menjabat sebagai Redaktur Pelaksana di Harian Haluan, Rabu (2/5/2018).

Pimpinan Umum Harian Haluan, Zul Efendi menyampaikan, apapun perbuatan Bhenz Maharajo, sepenuhnya berada dalam perlindungan Harian Haluan, mengingat yang bersangkutan adalah Redpel Harian Haluan.

“Unggahannya juga terkait pemberitaan Haluan. Dan Haluan akan memberikan advokasi dan mengawal proses hukum terhadap laporan ini. Bhenz tidak akan dibiarkan sendiri,” terang Zul.

Sebelumnya, Irwan Praytino melaporkan tiga nama karena dianggap melakukan pencemaran nama baik ke Polda Sumbar. Tiga nama tersebut yakni, Yusafni, Bhenz Maharajo dan Maidestal.

Gubernur Sumbar Laporkan Wartawan dan Anggota DPRD ke Polda

Seperti dilansir Haluan.Coim.– Kasus dugaan korupsi SPj (Surat Pertanggungjawaban) Fiktif dengan terdakwa Yusafni Ajo menggelinding ke luar meja sidang. Pernyataannya yang menyebutkan Irwan Prayitno (IP) kecipratan uang korupsi yang nilainya Rp62,5 miliar itu berbuah laporan polisi.

Irwan yang baru saja mendarat di BIM, Selasa (01/5/2018) malam langsung menuju Polda Sumbar untuk melaporkan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terkait pernyataan Yusafni tersebut.

Selain melaporkan Yusafni, IP juga melaporkan dua orang penggunggah tampilan grafis Harian Haluan edisi Sabtu ke media sosial facebook milik akun Bhenz Maharajo dan Maidestal Hari Mahesa II.

Bhenz sendiri diketahui adalah Redaktur Pelaksana di Harian Haluan. Sementara Maidestal, merupakan anggota DPRD Padang periode ini. Keduanya, menggunggah tampilan depan Harian Haluan edisi Sabtu(28/4/2018) dengan judul: PENGAKUAN TERSANGKA SPJ FIKTIF “500 JUTA UNTUK BALIHO IP”, plus captions.

“Hari ini saya melaporkan tentang pencemaran nama baik. Dimana, Irwan Prayitno dikatakan kecipratan dana hasil korupsi Yusafni Rp500 juta, kemudian disebarluaskan melalui media cetak, elektronik dan media sosial,” kata Irwan selesai membuat laporan di Polda Sumbar, Selasa (1/5/2018) malam.

Dikatakannya, sebagai warga negara ia, keluarga dan kerabatnya merasa tidak nyaman dengan tuduhan tersebut maka melaporkan perbuatan itu ke pihak kepolisian untuk mendapatkan keadilan.

“Yusafni sebagai pemberi berita bohong di luar persidangan. Sementara Bhenz Maharajo dan Maidestal Hari Mahesa II yang melakukan penyebaran di media sosial. Sehingga tiga orang tersebut saya laporkan sebagai pencemaran nama baik ,” ucapnya.

Saat wartawan mewawancarainya terkait dengan pernyataan Yusafni tersebut, ia membatah. Namun saat dikonfirmasi terkait dengan kesaksian Suprapto dalam persidangan yang menyatakan atas kebijakan Gubernur memindahkan penganggaran proyek yang seharus dibiayai oleh APBN namun dialihkan ke APBD, Irwan tidak menjawab pertanyaan tesebut.(hln)

 

About ZP NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Diduga Sindikat, Melibatkan Oknum Security Komplek Palembang

Palembang, Newshanter.com – Menanggapi keluhan korban penggelapan satu unit sepeda motor milik ...

0 pengunjung sedang aktif sekarang
0 tamu, 0 anggota
Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
Bulan ini: 0 pada 08-01-2018 12:00 am UTC
Tahun ini: 0 pada 01-01-2018 12:00 am UTC