Home / breaking / Meski Memakai piyama dan Daster Prestasi Dapat Diraih

Meski Memakai piyama dan Daster Prestasi Dapat Diraih

Kayuagung OKI, Newshanter.com – Secara bertahap perubahan kehidupan yang terjadi di desa terisolir seperti Desa Sungai Ceper Kecamatan Sungai Menang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Propinsi Sumatera Selatan sangat terlihat sebelum TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-101 mulai masuk.

Perubahan yang sangat terlihat jelas yakni mulai dari segi kehidupan sehari-hari, diantaranya cara berkomunikasi warga terhadap pendatang, ramah tamah antar penduduk dan adat istiadat kegotong royongan yang selama ini hilang kini mulai kembali terbentuk sehingga keberagaman dan kesederhanaan dalam kebhinekaan serta toleransi mulai tumbuh.

Hal tersebut terlihat dan terpancar dari setiap senyum dan wajah masyarakat ketika mulai berinteraksi bersama TNI yang saat ini telah bermukim disana selama kurang lebih 1 bulan dalam upaya membangun fisik dan non fisik didesa tersebut.

Kegiatan fisik diantaranya membangun jalan penghubung antar desa tetangga yang saat ini telah dilakukan, masjid dan lain sebagainya. Dari segi non fisik adalah mulai dari segi keimanan/keagamaan, penyuluhan hukum, olahraga kesehatan, pendidikan, kebhinekaan, dan banyak lagi yang membuat masyarakat benar-benar diperhatikan serta tidak merasa terisolir lagi. Yang sangat menarik dan rasa kebersamaan yang mulai tumbuh yakni pada acara perlombaan Volly ball salah satu cabang olahrga yang diselenggarakan oleh Satgas TMMD 101 minggu (15/4/2018).

Perlombaan volly ball tadi memberikan  suasana tersendiri, dimana para peserta Putra dan Putri yang mengikuti perlombaan tidak memakai kostum khusus melainkan memakai daster dan piyama namun sopan yang menunjukan walaupun terisolir selama ini kekompakan dan kebersamaan tidak menyulutkan semangat dalam berprestasi.

Dandim 0402 OKI-OI Letkol.Inf Seprianizar S.Sos mengatakan sejauh ini kegiatan TMMD 101 di Desa Sungai Ceper berjalan lancar terutama pelaksanaan pembangunan Insfrastruktur jalan penghubung antar desa tetangga yang hingga saat ini terus digenjot hingga bulan mei mendatang”,ungkap Dandim.

Namun, lanjut Dandim, kegiatan rutinitas non fisik juga sebagai faktor utama dilaksanakan sebagai bentuk perhatian terhadap sendi kehidupan dan wujud interaksi sesama mahluk sosial. Diantaranya pengajian memberantas buta aksara membaca Al qur’an, moral dan keimanan sebagai benteng kehidupan dan lain sebagainya. Namun yang memberikan pemandangan khusus menunjukan bukti desa tersebut terisolir dan tertinggal yakni dari perlombaan Volly Ball.

“Warga sangat antusias mengikuti perlombaan meski hanya memakai daster dan piyama tidak berarti tidak dapat berprestasi hal ini terbukti para peserta putri menorehkan prestasi dan sangat kompak”,jelasnya.

Kompak dan kebersamaan, sambungnya, itulah bukti yang diperlihatkan oleh para peserta baik putra dan putri dalam setiap rondenya alhasil mereka juara.

“Juara  I diraih oleh dusun IV, Juara II  dusun I, Juara III  dusun II, Juara IV Satgas TMMD. untuk Exsibisi Ibu-Ibu Juara. I  dusun I dan Juara II dusun II”,katanya sembari mengajak seluruh element dan stockholder agar bersama-sama memperhatikan setiap desa yang ada di Kabupaten OKI untuk dapat diperhatikan secara serius dan diberikan pendekatan secara mendalam sebagai wujud tidak pilih kasih. *Salim

About ZP NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

KODIM 0304/AGAM ADAKAN RAPAT EVALUASI PERSIAPAN TOUR DE MANINJUA WIRABRAJA 2018

Bukittinggi, News Hanter.com- Tahapan persiapan pelaksanaan Tuor de Maninjau Wirabraja 2018, dalam ...

0 pengunjung sedang aktif sekarang
0 tamu, 0 anggota
Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
Bulan ini: 0 pada 09-01-2018 12:00 am UTC
Tahun ini: 0 pada 01-01-2018 12:00 am UTC