Home / breaking / SMK DAN POLTEK JURUSAN KELAPA SAWIT AKAN ADA DIMUBA KERJA SAMA STIPER JOGYA
PLT BUPATI MUBA JALIN KERJA SAMA STIPER JOGYA JURUSAN PERTANIAN KELAPA SAWIT.

SMK DAN POLTEK JURUSAN KELAPA SAWIT AKAN ADA DIMUBA KERJA SAMA STIPER JOGYA

MUSI BANYUASIN,NEWSHANTER.COM- Pendirian SMK Pertanian jurusan Kelapa Sawit dan Politeknik jurusan Budidaya kelapa sawit di Kabupaten Musi Banyuasin terus dikebut, kali ini Plt Bupati Muba Beni Hernedi bersama Yayasan Muba Sejahtera studi banding dan menandatangani nota kesepahaman dengan Institut Pertanian STIPER Yogyakarta bertempat di Gedung Rektorat Instiper Yogyakarta. Sabtu (14/04/2018).
Dipilihnya Institut Pertanian STIPER Yogyakarta merupakan role model penyelenggaraan pendidikan khusus di bidang kelapa sawit (The Best Oil Palm University sarjana khusus kelapa sawit. Pada Agustus 2017) dan telah bermitra dengan perusahaan perkebunan besar dunia.
Plt Bupati Muba Beni Hernedi mengatakan Ada ratusan ribu hektar kebun sawit dan industri sawit di Muba namun masih kurang ditopang oleh SDM terlatih yang berasal dari Putra-putri Muba. Oleh sebab itulah Pemkab Muba mendirikan SMK dan Politeknik Pertanian dalam rangka menyiapkan lulusan unggul dalam rangka menyongsong hilirisasi hasil perkebunan di Muba.
“Kami datang kesini untuk menggali informasi kurikulum, pengelolaan dan rekruitmenrekruitmennya sehingga mempermudah kami menerima siswa SMK pertanian dan D-III  Politeknik Prodi budidaya Kelapa Sawit”, jelasnya
Ia mengatakan study banding dan penandatanganan nota kesepahaman tidak putus begitu saja sebab pihaknya akan menindak lanjuti dengan melakukan rapat kerja bersama instansi terkait dan juga legislatif untuk membicarakan persiapan pembentukan sekolah khusus pertanian Musi Banyuasin.
“Saya berharap kerjasama kita ini dapat mencetak SDM yang handal dan terdidik menyongsong hilirisasi hasil perkebunan Muba”, harapnya
Sementara itu, Rektor Instiper Jogyakarta DR Ir Purwadi MS dalam paparannya mengatakan upaya peningkatan buah kelapa sawit harus dilakukan dengan cara budidaya yang baik dan benar. Untuk mencapai itu, para petani harus memiliki konsep dan sistem penanaman kelapa sawit yang benar juga.
“Faktor kuncinya ada tiga, pertama penggunaan tekhnologi yang baik, kemudian SDM yang kompeten, terakhir manajemen petaninya harus sehat,” jelasnya(heri)

About ZP NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Asisten I Pemkab Inhil Hadiri Pelaksanaan HUT Bhayangkara ke-72

  Inhil newshanter.com – Bupati Inhil HM Wardan diwakili Assisten I Drs ...

0 pengunjung sedang aktif sekarang
0 tamu, 0 anggota
Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
Bulan ini: 0 pada 07-01-2018 12:00 am UTC
Tahun ini: 0 pada 01-01-2018 12:00 am UTC