Home / breaking / PBB Apa Bisa Ikut Pemilu 2019 ?

PBB Apa Bisa Ikut Pemilu 2019 ?

Jakarta. Newshanter.com.– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meloloskan Partai Bulan Bintang (PBB) sebagai peserta Pemilu 2019. Putusan itu ditetapkan lewat sidang putusan ajudikasi sengketa penyelenggaraan Pemilu 2019 di Kantor Bawaslu di Jakarta, Minggu (04/03/2017).

“Menyatakan PBB memenuhi syarat mengikuti Pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewam Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/ Kota Tahun 2019,” kata Ketua Bawaslu Abhan pada sidang tersebut.

Dalam putusan itu Bawaslu juga memerintahkan KPU menetapkan PBB sebagai peserta Pemilu 2019. Keputusan itu paling lambat dilaksanakan KPU maksimal tiga hari setelah putusan dibacakan.

Putusan Bawaslu sekaligus mengakhiri sengketa antara PBB dengan KPU. Sengketa ini dimulai sejak KPU menyatakan PBB tak lolos menjadi peserta Pemilu 2019. Pada 30 Januari, KPU menyatakan PBB lolos verifikasi tingkat nasional. PBB kemudian melanjutkan verifikasi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Pada 11 Februari, PBB dinyatakan lolos verifikasi oleh KPU Papua Barat. Namun tak berselang lama sebelum pengumuman hasil verifikasi oleh KPU pusat pada 17 Februari, partai berlambang bulan dan bintang itu mendadak tak lolos.

PBB dinilai tak memenuhi syarat saat proses verifikasi faktual di Kabupaten Manokwari Selatan.PBB dinyatakan tak lolos lewat Keputusan KPU Nomor 58/PL.01.1-Kpt/03/KPU/II/2018 tentang Penetapan Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat.

Bawaslu akhirnya menggelar sidang mediasi pada Jumat (23/2/2018) dan Sabtu (24/02/2018) untuk menengahi KPU dan PBB. Namun keduanya tak menemui titik temu.

Proses sengketa pun dilanjutkan ke ajudikasi. Keduanya berkesempatan untuk mengajukan saksi dan bukti dalam tahap ini.Ajudikasi harus diselesaikan paling lambat 12 hari setelah sengketa diajukan. KPU dan PBB pun menempuh enam kali sidang ajudikasi termasuk sidang putusan hari ini.

Setelah putusan ini, baik PBB maupun KPU diperbolehkan untuk mengajukan tuntutannya ke Pengadilan Tata Usaha Negata (PTUN). Hal tersebut merujuk ke Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Ingin Nomor 19

Sementara itu Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra ingin partainya mendapat nomor urut sembilan belas dalam Pemilu 2019.Hal ini ia sampaikan setelah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memutuskan agar KPU menetapkan PBB sebagai partai peserta Pemilu 2019, dalam sidang putusan ajudikasi antara PBB dan KPU.

“Hari ini sidangnya dimulai pukul sembilan belas, PBB ulang tahun yang kesembilan belas. Mudah-mudahan dapat nomor 19,” kata Yusril saat ditemui usai sidang putusan tersebut.

Meski begitu, Yusril mengatakan PBB masih dalam posisi menunggu tindak lanjut KPU terhadap putusan Bawaslu dalam tenggat tiga hari.Dalam proses tiga hari, PBB akan menyiapkan rencana jika KPU mengajukan banding ke PTUN. PBB juga akan menyiapkan kader-kadernya untuk Pemilu 2019.

“Kita tunggu saja apa yang dilakukan KPU dalam tiga hari ini. Kami mempersiapkan seperti biasa, mempersiapkan banding, dan prosedur persiapannya,” ucap mantan Menteri Kehakiman tersebut.(cnni)

About ZP NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

KPU UMUMKAN DAPTAR CALON TETAP(DCT)ANGGOTA LEGISLATIP.

OKU selatan Newshanter.com. KPU Oku selatan melakukan rapat pleno daftar calon tetap ...

0 pengunjung sedang aktif sekarang
0 tamu, 0 anggota
Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
Bulan ini: 0 pada 09-01-2018 12:00 am UTC
Tahun ini: 0 pada 01-01-2018 12:00 am UTC