Home / Advertorial / Korban Kebakaran Rencana di Relokasikan Ke Rusunawa

Korban Kebakaran Rencana di Relokasikan Ke Rusunawa

Palembang. Newshanter.com.Selama satu tahun berdomisilir dipemukiman tanah milik salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), 6 Kepala Keluarga (KK) di jalan Politeknik Rt 6 Kecamatan Ilir Barat 1 Kelurahan Bukit lama terpaksa harus menerima kesedihan lantaran si jago merah melahap rumah mereka kemarin. Belum bisa dipastikan asal muasal kejadian tersebut, namun kekhawatiran akan bahayanya pipa gas di tempat tinggal mereka tidak menjadi suatu hal yang menakutkan bagi mereka.

Saat meninjau lokasi kebakaran, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan jika pemukiman yang mereka tempati ini adalah lahan liar, belum lagi ada suatu hal yang bisa membahayakan diri mereka tentunya ada pipa gas disepanjang area ini.

“Saya harap dengan musibah ini mereka harus bersabar, tadi setelah diskusi bersama mereka semua harta benda mereka habis tidak ada yang tersisah. Untuk bantuan sendiri dari Dinas Sosial kota Palembang sudah ada seperti bahan makanan dan pakaian layak pakai. Terhitung sudah satu malam mereka tinggal disini, untuk lebih lanjut nanti dari pihak Pemkot akan berdiskusi langsung bersama warga, dinas terkait dan BUMD.

Lanjutnya, tadi mereka sempat bingun mau tingal dimana, apakah harus bertahan atau pindah ketempat lain melihat kondisi yang tidak memungkinkan lagi dan berbahaya. Kami sendiri (Pemkot) merencanakan akan merelokasikan mereka untuk tinggal di rusunawa dalam hal ini akan dilibatkan SP2J untuk membantu mereka,”jelasnya saat berdiskusi kepada warga selasa (24/10)

Ia juga menambahkan, mereka merupakan tentangga saya, tidak mungkin dibiarkan melihat kondisi yang saat ini sudah tidak memiliki apa-apa lagi. Untuk dokumen penting seperti Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang mereka miliki sudah terbakar, untuk itu Pemkot akan membantu serta mempermudah proses pembuatanya kembali di kecamatan.

“Berdasarkan data korban kebakaran, total keseluruhan dari 6 KK ada 31 jiwa dengan berbagai keterangan, bahkan ada bayi berumur satu minggu, mereka sangat membutuhkan sekali perhatian kalau bukan kita siapa lagi yang akan membantu mereka,”tambahnya.

Sementara itu salah satu warga jalan Poltek Ibu Teta (50), saya sudah tidak memiliki apa-apa lagi semua terbakar tidak ada satupun tersisah. Kami mau pindah tapi bagaimana untuk selanjutnya membayar iyuran dari rusun tersebut.

“Kebanyakan para suami kami ini pekerjaanya serabutan, terkadang ada pekerjaan dan tidak bagaiman untuk membayarnya. Jika kami boleh memilih, lebih baik kami tinggal saja disini meskipun berbahaya,”tutupnya dengan sedih (tommy)

About ZP NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Polsek Tapung Hulu Ringkus Seorang Pengedar Shabu-shabu di Desa Senama Nenek

TAPUNG HULU – Jajaran Polsek Tapung Hulu Polres Kampar amankan seorang pengedar ...

0 pengunjung sedang aktif sekarang
0 tamu, 0 anggota
Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
Bulan ini: 0 pada 12-01-2017 12:00 am UTC
Tahun ini: 0 pada 01-01-2017 12:01 am UTC