Home / breaking / Menurut Dr. (Cd) Molli Wahyuni, S.Si, M.Pd, UU No. 22 / 2009 Masih Relevan Tidak Perlu Direvisi

Menurut Dr. (Cd) Molli Wahyuni, S.Si, M.Pd, UU No. 22 / 2009 Masih Relevan Tidak Perlu Direvisi

 

BANGKINANG newshanter.com – Terkait Isu Revisi UU Nomor 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan, salahsatu Akademisi Dr. (Cd) Molli Wahyuni, S.Si, M.Pd selaku Dosen Tetap di STIE Bangkinang dan Dosen Univeritas Pahlawan di Kabupaten Kampar sampaikan pendapatnya.

Menurur Dr. Molli yang juga Jurnalis senior dan Sektetaris PWI Kampar ini, bahwa Revisi UU No. 22 Tahun 2009 tidak perlu dilakukan, adanya sarana transportasi umum berbasis online saat ini bukan merupakan moda transportasi baru karena pada prinsipnya sama yang hanya berbeda pada cara pemesanannya saja.

Selain itu di beberapa daerah yang sarana tansportasi umum masih terbatas, ojek menjadi salahsatu solusi untuk mendukung aktivitas warga setiap hari, kita ketahui bahwa ojek merupakan suatu model angkutan lokal yang selama ini berfungsi sebagai angkutan sewa dengan tarif yang disepakati.

Keberadaan ojek online merupakan salah satu dampak difusi inovasi teknologi, yang berdampak pula pada proses transaksi (pemesanan dan pembayaran) antara pengguna jasa dengan penyedia jasa.

Untuk itu menurut Dr. Molli, keberadaan ojek online juga tidak perlu sampai merevisi UU 22/1999, bila ingin mengendalikan keberadaan ojek online ini maka cukup diatur dalam peraturan yang berada di bawah level Undang-undang seperti Peraturan Menteri (PM) atau Peraturan Daerah (Perda).

Selain itu keberadaan Ojek Online dapat juga diarahkan pada pembentukan organisasi atau badan usaha sebagaimana transportasi umum lainnya, dan mengenai pembentukan organisasi tersebut dapat mengacu seperti pembentukan organisasi bidang transportasi lainnya.

Disamping itu, Pemerintah Daerah dapat menyusun Peraturan Daerah (Perda) yang relevan dalam
rangka mewujudkan ketertiban dan keamanan bertransportasi, Jelas Dr. Molli.

Pada statement akhirnya, Dr. Molli menyimpulkan, jika dipaksakan untuk merevisi UU Nomor 22 tahun 2009 ini justru akan menimbulkan kegaduhan karena akan terjadi tarik menarik kepentingan, sementara penerapan UU 22/ 2009 masih relevan, ungkapnya mengakhiri pembicaraan.

Era – NHO

 

About ZP NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Hadapi Bulan Suci Ramadhan 2018, Seluruh Bhabinkamtibmas Berkumpul Diruang Aula Polres Bukittinggi

Bukittinggi, News Hanter.com- Untuk mengantisipasi keresaha ditengah masyarakat dan juga dalam rangka ...

0 pengunjung sedang aktif sekarang
0 tamu, 0 anggota
Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
Bulan ini: 0 pada 04-01-2018 12:00 am UTC
Tahun ini: 0 pada 01-01-2018 12:00 am UTC