Home / breaking / Sidang Kasus Pembunuhan Mayat di cor, JPU hadirkan Tiga Saksi

Sidang Kasus Pembunuhan Mayat di cor, JPU hadirkan Tiga Saksi

PALEMBANG, newshanter.com– Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan tiga orang saksi untuk kasus pembunuhan ASN, Apriyanita (50) yang mayatnya dicor semen di jalan TPU Kandang Kawang, Kamis (20/2/2020)

Kasus ini menjerat Mgs Yudi Thama Redianto (41), warga Komplek BSD Kelurahan Sako Kecamatan Sako serta eksekutor yakni M Ilyas Kurniawan (26), warga Jalan Rama Kasih III Kelurahan Duku Palembang.

JPU Kejati Sumsel Murni SH MH mendatangkan saksi yakni adik kandung korban bernama Fetty Mardiana, kakak kandung korban Herianto serta seorang penjaga konter tetangga korban bernama Alkendi Saleh.

Dihadapan majelis hakim yang diketuai Adi Prasetyo SH, ketiga saksi menerangkan kronologis ketika korban sudah hilang kontak dengan pihak keluarga sejak 9 Oktober 2019 yang saat itu informasinya terakhir korban datang bersama terdakwa Yudi dirumah korban.

“Terakhir saya menghubungi kakak saya itu malam sebelum kejadian dengan maksud menanyakan keberadaan dirinya kenapa belum pulang, lalu dijawab korban ada urusan kerjaan dan dia bilang nanti dihubungi lagi karena ada yang mau diceritakan”. Terang Fetty adik korban menceritakan.

Selanjutnya tambah saksi karena seolah ada perasaan tidak enak, lalu dia punb selang lima belas menit kemudian kembali menghubungi korban namun nomor seluler punya korban sudah tidak aktif lagi.

“Keesokan harinya saya mencoba menghubungi penghuni kost milik korban dengan maksud menanyakan apakah semalam korban pulang ke rumah, lalu dijawab oleh orang kost bahwa korban tidak pulang,” sambungnya.

Sementara itu, kakak korban Herianto melanjutkan setelah mendapat kabar dari saksi Fetty bahwa korban tidak pulang, dirinya bersama tetangga korban berusaha mencari keberadaan korban termasuk ke kantor PU tempat korban bekerja di wilayah taman kenten.
“Berdasarkan keterangan satpam kantor, korban hari itu tidak masuk kerja namun satpam itu mengatakan malam sebelumnya korban sempat datang ke kantor yang bertujuan untuk absen sekitar pukul 7 malam,” timpal Heri.

Satpam itu juga melihan pada malam tersebut, korban turun dari mobil yang kebetulan mengetahui orang yang menemani korban yakni terdakwa Yudi yang tidak lain merupakan rekan seprofesi korban.

Heri kembali mencari informasi dengan menggeledah kamar korban yang saat itu terkunci kemudian didapati bukti transfer sejumlah uang korban kepada Yudi. “Lalu saya kembali menanyakan langsung dengan Yudi mengenai bukti transfer itu, namun berkilah bahwa uang tersebut merupakan titipan dari korban, pada hari itu juga sepulang dari rumah Yudi saya langsung membuat laporan kehilangan di Polda Sumsel,” ucapnya.

Kemudian, selang beberapa hari adik korban Fetty menerima telpon dari Lurah Duku yang masih kerabat korban, mengatakan bahwa salah satu warganya bernama Ilyas ditangkap oleh pihak Polda Sumsel, penangkapan tersebut terkait ditemukannya mayat didalam komplek pemakaman di kandang kawat sesuai dengan yang dilaporan.

“Kami meminta kepada yang mulia untuk menegakkan keadilan bagi kami selaku keluarga korban terhadap pelaku, bila perlu dihukum mati saja yang mulia,” pinta adik korban sembari menangis memita keadilan. (fl/sp)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun
x

Berita Lain

Warga Desa Kualu ini Ditangkap Polsek Tambang, Diduga Terlibat Pencurian di Gereja

TAMBANG,newshanter.com – Disaat sebagian besar warga masyarakat berdiam dirumah dalam rangka Social ...