Home / breaking / Ketua Pekat IB Sumbar : Gubernur Jangan Hanya Memikirkan Sektor Wisata, Pertimbangkan Juga Kesehatan Masyarakat Sumbar

Ketua Pekat IB Sumbar : Gubernur Jangan Hanya Memikirkan Sektor Wisata, Pertimbangkan Juga Kesehatan Masyarakat Sumbar

Padang, NewsHanter.com – Negara China sedang dilanda Virus Coronna yang mematikan dan menyebar secara global yang diduga berasal dari laboratorium Wuhan.

Informasi yang dihimpun media ini, bahwa laboratorium Wuhan tersebut diduga terkait dengan program senjata biologi rahasia China.

Berbagai negara telah menolak kedatangan turis asal China ini, namun ini tidak berlaku di Sumatera Barat (Sumbar).

Malahan Gubernur Sumbar ini menyambut kedatangan turis asal Kota Kunming, China ini dengan tari gelombang di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sumbar, Minggu (26/01/20) sekitar pukul 07.30 WIB.

Maka dari itu, Ketua Dewan Perwakilan Wilayah Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu Sumatera Barat (DPW PEKAT IB Sumbar) Afrizal Djunit Rajo Bagindo angkat bicara terkait kedatangan turis asal Kota Kunming China yang telah mendarat pagi tadi sekitar pukul 06.37 WIB di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Sumbar.

Ketua DPW Pekat IB Sumbar, Afrizal Djunit Rajo Bagindo mengatakan, Gubernur sebagai perwakilan Pemerintah Pusat di Daerah seharusnya melindungi rakyatnya dari gangguan apapun yang datang dari luar dan dari dalam termasuk penyakit.

“Gubernur jangan hanya memikirkan sektor wisata, seharusnya kesehatan masyarakat harus menjadi pertimbangan yang utama dari pada memikirkan devisa yang akan masuk. Kami sebagai Organisasi massa sangat menyesalkan sikap seorang Profesor Dr Irwan Prayitno sebagai Gubernur kepala Daerah Sumbar”, ucap Afrizal Djunit.

Saya sangat tidak setuju dan minta kepada Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dalam menyambut turis dari China yang katanya membawa misi investasi akan tetapi patut diduga juga ada misi-misi lainnya yang tidak diungkapkan kepada kita atau Pemerintah, imbuh Afrizal Djunit.

Sikap Irwan Prayitno dalam prosesi penyambutan dan agenda membawa para calon investor berkeliling Sumbar merupakan suatu sikap yang sangat berlebihan dalam menghargai tamu. Karena para leluhur Minang tidak pernah mengerjakannya serta tidak rela anak cucu nya seolah-olah menghamba kepada “Orang Kaya”, jelas Afrizal Djunit.

“Sikap dan perlakuan para pejabat seperti itu akan menimbulkan interpretasi negatif terhadap integritas dan martabat Minangkabau dari para tamu dari China tersebut”, tambah Afrizal Djunit.

Kami akan menyurati Gubernur Sumbar agar untuk selanjutnya tidak lagi melakukan hal-hal seperti ini terhadap ”calon investor” dari negara manapun, apalagi dari China karena ada isu yang sangat krusial terkait virus Coronna, tutup Afrizal Djunit. (Robbie)

About Robbie

x

Berita Lain

KEPALA DESA KURIPAN SATU(1) KECAMATAN TIGA DIHAJI DINONAKTIFKAN SEMENTARA.

Muaradua newshanter.com .Setelah ditetapkan tersangka oleh POLRES OKU Selatan Kepala Desa Kuripan ...

0 pengunjung sedang aktif sekarang
0 tamu, 0 anggota
Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
Bulan ini: 0 pada 02-01-2020 12:00 am UTC
Tahun ini: 0 pada 01-31-2020 11:20 am UTC