Home / breaking / Akhirnya… Polisi Menyegel Stone Crusher Milik PT Dempo Sumber Energi di Pelangai Gadang

Akhirnya… Polisi Menyegel Stone Crusher Milik PT Dempo Sumber Energi di Pelangai Gadang

Pesisir Selatan, NewsHanter.com – Tambang Galian C Stone Crusher milik PT Dempo Sumber Energi yang diduga tidak miliki izin, hari ini Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) memasang Police Line terhadap alat tambang Stone Crusher di Pelangai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Minggu (12/01/20) sekitar pukul 12.30 WIB.

Selain itu, Polda Sumbar juga memasang Police Line ini pada 2 (dua) buah alat berat Excavator serta tengki Bahan Bakar Minyak (BBM). Rombongan Polda Sumbar ini menggunakan 5 (lima) unit mobil.

Salah satu warga Pelangai Gadang, Kevin (nama samaran) membenarkan, bahwa Stone Crusher milik PT Dempo Sumber Energi telah di segel oleh Kepolisian.

“Saya melihat jajaran Polda Sumbar menggunakan 5 unit mobil”, ucap Kevin pada media ini melalui WhatsApp.

Warga Pelangai Gadang lainnya, Doni (nama samaran) menyampaikan, Dari awal mulai masuknya PT Dempo Sumber Energi ini, masyarakat sudah mulai curiga. Karena Wali Nagari yang menjabat pada saat itu sangat bersemangat melobi masyarakat untuk menjual tanah di daerah ini, ucap Doni.

“Setelah proyek PT Dempo ini berjalan, Wali Nagarinya menghilang. Saya sangat bersyukur dengan dihentikannya atau disegelnya pekerjaan ini oleh Kepolisian”, terang Doni kepada media ini melalui WhatsApp pada hari Minggu tanggal 12 Januari 2020 pukul 21.33 WIB.

Pekerjaan Stone Crusher ini mengakibatkan rusaknya lingkungan daerah setempat, termasuk seluruh anak air yang berhubungan dengan sumber air terjun dari sana, lanjut Doni.

Alat berat milik PT Dempo Sumber Energi juga disegel oleh Polda Sumbar

Beberapa tahun di tunggu, Sumber Energi Listrik Mini yang bertenaga air yang di janjikan ini tak kunjung selesai. Malahan Warga Negara Asing (WNA) dari yang semakin hari semakin bertambah banyak sebagai tenaga kerja, imbuh Doni.

Saat dikonfirmasikan kepada Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto membenarkan adanya penyegelan dengan memasang Police Line.

“Ini kita lakukan karena pengoperasian mesin diduga melanggar Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara,” ucapnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumbar Maswar Dedi mengatakan, sebagai perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA), PT. Dempo Sumber Energi harus mengurus banyak izin. Belum lagi, persoalan tenaga asing, namun termasuk ke aslian akta perusahan yang menjadi syarat verifikasi untuk mengeluarkan izin.

“Dokumen yang lain sudah lengkap. Yang tinggal, ya itu tadi, akta perusahaan. Sudah beberapa kali mengajukan tapi belum bisa diterima. Karena untuk verifikasi harus yang asli,” ucap Maswar Dedi.

Ia juga menyampaikan, telah terjadi kelalaian dalam pengurusan izin. Mungkin karena adanya kurang informasi dari pihak PT Dempo Sumber Energi dan lemahnya dalam memahami bahasa terhadap pengurusan izin karena rata-rata pemegang kendalinya berasal dari Cina.

“Mungkin karena kurangnya informasi dan bahasa, sehingga akta tersebut terkendala. Kalau itikad untuk mengurusnya kita lihat sangat bagus,” ungkap Maswar Dedi.

Izin yang harus di miliki PT Dempo Sumber Energi untuk menerus proyeknya di Pelangai Gadang, diantara lain adalah Galian C diurus di Provinsi dan dan Stone Crusher di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Pusat, lanjut Maswar Dedi.

“Izinnya itu yang ada di BKPM dan di tempat kita mungkin izin Galian C yang diurus. Di sini juga kita verifikasi aktanya. Kalau yang di Pusat sudah 2 (dua) kali diurus, masih tetap ditolak dengan persoalan aktanya juga,” tutup Maswar Dedi.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait.

 

-Tim Peliputan-

About Robbie

Pos-pos Terbaru




loading...

adnow

Komentar Terbaru

    x

    Berita Lain

    Selesai dibangun, Pemda Kampar Lakukan MoU untuk Operasionalkan ICS

    Pekanbaru, newshanter.com – Pembangunan Gudang Beku Terintegrasi atau ICS (Integrated Cold Storage) ...