Home / breaking / Cewek Cantik Hobi Cosplay di Riau, Menabung untuk Buat Kostum Anime, Biaya Buat Kostum Capai Jutaan

Cewek Cantik Hobi Cosplay di Riau, Menabung untuk Buat Kostum Anime, Biaya Buat Kostum Capai Jutaan

PEKANBARU, newshanter.com – Kisah cewek cantik hobi cosplay di Riau, menabung untuk buat kostum anime, karena biaya untuk membuat kostum capai jutaan.

Cosplay sudah menjadi hobi Vany, seorang anggota Seikatsu, sejak lama.

Ia bahkan telah membuat bermacam kostum.

Keluarganya seperti bertambah karena bertemu dengan teman sehobi setelah bergabung dengan Seikatsu.

Vany awalnya hanya suka menonton Anime dan membaca Manga sejak 2014.

Kemudian baru mengetahui Cosplay pada 2016 dan bergabung dengan Seikatsu 2017.

Ia suka membuat kostum dari Anime yang ditontonnya.

Ia tertarik cosplay karena ingin mengenakan kostum seperti tokoh anime.

“Kalau nonton, pengen punya kostumnya dan mau punya rambutnya,” katanya.

Saat cosplay, ia mengenakan kostum lengkap dengan aksesorisnya seperti pedang dan senjata.

Meski rajin membuat kostum, bukan berarti berarti ia buang-buang uang.

Vany tak mengoleksi banyak kostum.

“Ada beberapa costume yang sudah saya buat. Mau bikin yang baru, jual dulu yang lama,” kata wanita ini.
Vany pernah membuat kostum hingga menghabiskan Rp1,2 juta.

Uang tersebut untuk Judal dari anime Magi.

Ia juga membuat kostum game.

Hobi ini menjadi pemasukan.

Baik dari lomba, penyewaan kostum maupun sebagai cosplayer.

“Lumayan bisa nambah uang jajan. Bikin costume baru lagi,” katanya berseloro.

Ia sering diundang tampil seperti di mall, hotel dan sekolah.

Bagi Vany, ini keuntungan bergabung dengan Seikatsu.

Anggota saling bertukar informasi tentang ivent.

Van‎y senang karena anggota kompak dan kekeluargaan sangat kental.

Hadiri ivent beramai-ramai.

Bahkan mengikuti ivent sampai ke luar Pekanbaru.

Ini membuatnya percaya diri mengenakan kostum.

Ia mengaku pernah dicibir karena menganggap penampilannya norak.

Namun tak jarang juga dia dipuji orang lain karena lucu.

“Kalau dicibir, disenyumin aja. Kan barengan sama teman-teman Seikatsu. Jadi nggak ngerasa norak,” katanya

Tak kalah asyik lagi, ia bisa bertukar kostum dengan sesama anggota, sehingga ia bisa memakai kostum yang tidak dimilikinya.

“Kalau sesama anggota, nggak bayar. Kalau (peminjaman) dari luar (komunitas) baru bayar,” kata wanita asal Sumatera Barat ini.

Biaya Buat Kostum hingga Jutaan

Hobi sejatinya untuk kesenangan.

Demi hobi, orang bisa merogoh kocek hingga jutaan rupiah seperti anggota Komunitas Seikatsu Cosplay.

Mereka mengoleksi kostum yang biaya pembuatannya tidak murah.

Ketua Seikatsu Cosplay, Rifan Septian mengungkapkan, biaya membuat satu kostum bisa mencapai Rp2 juta.

Tergantung tingkat kerumitan dan bahan yang diperlukan.

“Membuat satu kostum ada yang sampai 2 juta,” ungkapnya, Kamis (21/11/2019).

Tingkat kerumitan dan bahan diperlukan dipengaruhi kostum tokoh anime, game, kartun maupun robot yang dibuat.

Menurut Rifan, anggota komunitas mengoleksi sampai beberapa kostum dari tokoh yang mereka gemari.

‎Cosplay sendiri berasal dari kata Costume dan Play.

Jika diartikan, Cosplay adalah permainan kostum.

Rifan mengatakan, anggota komunitas tidak sekedar mengoleksi kostum.

Anggota juga bisa berperan sebagai Cosplayer.

Menurut Rifan, anggota berlatih memerankan karakter tokoh kartun.

Anggota membentuk tim sendiri untuk berlatih menirukan polah tokoh yang ingin diperankan. Lengkap dengan kostumnya.

Rifan mengatakan, Seikatsu Cosplay sering diundang dalam berbagai acara.

Menurut dia, undangan kepada Seikatsu Cosplay bisa sebagai penyedia kostum dan bisa juga berikut dengan Cosplayer.

“Kalau ada ivent, misalnya parade kostum, kita dapat job menyediakan kostum, kadang sekaligus sama cosplayer kita,” jelas Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UIN Suska ini.

Anggota komunitas juga aktif mengikuti lomba.

Dari sini, anggota bisa mendapat pemasukan yang variatif.

Namun ia menegaskan, Seikatsu Cosplay tidak semata-mata untuk kepentingan bisnis.

“Kita lebih untuk kesenangan. Nggak terlalu mementingkan bisnis,” tandas Rifan.

Ia mengatakan, komunitas sebagai wadah untuk mempererat kekeluargaan sesama pecinta cosplay.

Walau sesama anggota terkadang harus saling bersaing dalam lomba.

Rifan menjelaskan, komunitas mengatur agar setiap anggota yang mendapat permintaan kostum atau tampil secara bergiliran, sehingga tidak ada anggota yang mendominasi.

Menurut Rifan, komunitas rutin mengadakan pertemuan (gathering) dua kali sebulan.

Dalam tiap pertemuan, anggota komunitas saling bertukar informasi, membahas kostum-kostum terbaru hingga membicarakan persiapan mengikuti ivent.

“Kalau ada job ivent mendadak, kita harus latihan supaya persiapan benar-benar matang,” ujar Rifan.

Saat ini, kata dia, anggota komunitas tercatat sebanyak 44 orang.


Terdiri dari berbagai kalangan.

Mulai dari pelajar SMP, SMA, mahasiswa hingga yang sudah bekerja.

Menurut Rifan, tak ada kriteria khusus bagi calon anggota yang ingin bergabung.

Calon anggota baru cukup menghadiri gathering dan menyampaikan keinginannya bergabung dengan Seikatsu Cosplay.

“Yang penting itu niatnya membesarkan komunitas. Itu saja,” tegasnya.

Pria kelahiran Pekanbaru ini menyebutkan, komunitas ini berdiri lima tahun lalu, tepatnya 27 September 2014.

Pembentukannya diinisiasi oleh lima orang pehobi Cosplay.

Kala itu, mereka rutin membuat kegiatan Cosplay.

“Akhirnya muncul ide, kenapa nggak dibuat komunitas saja?,” katanya.‎

Seikatsu berasal dari bahasa Jepang artinya kehidupan.

Sumber : Tribunpekanbaru.com/Fernando Sihombing

About Era NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Jalan Berlubang Akibat Tanah Amblas di KM 52 Pekanbaru – Kuansing, Petugas Lakukan Sistim Buka Tutup

KAMPAR, newshanter.com – Kamis (23/1/2020), Terjadi tanah amblas di badan Jalan Lintas ...