Home / breaking / AKBP Nandang MW,Sik, MH , Konferensi Pers Tentang Hasil Tangkapan Narkotika Selama Operasi Antik November 2019

AKBP Nandang MW,Sik, MH , Konferensi Pers Tentang Hasil Tangkapan Narkotika Selama Operasi Antik November 2019

PEKANBARU, -Newshanter.com
Polresta Pekanbaru gelar Konferensi pers tentang narkotika ungkap hasil tangkapan selama operasi antik bulan November 2019, bertempat di Mapolresta Pekanbaru ,Rabu 27 November 2019 .

Acara tersebut di pimpin langsung oleh Kapolresta Pekanbaru AKBP Nandang Mu’min Wijaya Sik,MH , didampingi ,Kasat narkoba Dedi Hermawan, Polsek Limapuluh AKP Sanny Handityo SH, Sik, Polsek kota serta jajaran lainnya, juga di hadiri puluhan awak media.

AKBP Nandang Mu’min Wijaya Sik MH ,melaui Konferensi pers Dijelaskannya.
“Pengungkapan pertama dilakukan di Jalan Riau, depan Pasar Buah 88, Kecamatan Senapelan. Dari tempat itu ditangkap tersangka IW (32) dengan barang bukti 103 butir ekstasi, dan sabu-sabu 0,35 gram.
Mendengar informasi tersebut Team opsnal Sat Res Narkoba Polresta yang di pimpin oleh Kanit Opsnal Sat Res Narkoba pekanbaru Iptu Noki Loviko, SH,MH langsung melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadapa 1 (satu) orang laki-laki yang diduga target A/n. Iswandi yang berada di jalan riau depan pasar buah 88 Kec. Sanapelan kota pekanbaru.

Penangkapan kedua dilakukan di Jalan Harapan Raya Ujung, Perum Mutiara Harapan Indah, Kecamatan Tenayan Raya pada 12 November 2019. Barang bukti diamankan 684 butir pil ekstasi dan 5,6 gram sabu-sabu.

Selanjutnya, ditangkap tersangka MA (25) dan SH (22) di sebuah rumah kos di Jalan Pahlawan Kerja, Gang Hikmah, Keluranan Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai pada 15 November 2019.

“Bersama tersangka diamankan sabu-sabu 1,026 gram dan pil ekstasi 12.000,” kata Nandang.
Penangkapan terakhir adalah pada 20 November 2019 di Jalan H Kaharuddin Nasution, Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya. Dua tersangka ditangkap berinisial MS (48) dan UE (43). Barang bukti 50,16 gram sabu-sabu.

Nandang mengatakan, barang bukti itu milik enam orang tersangka. Penangkapan dilakukan di lima Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan waktu berbeda di Pekanbaru.
Seluruh tersangka sudah ditahan. Mereka dijerat dengan Pasal 112 dan Pasal 114. Ancaman maksimal hukuman 5th penjara dan seumur hidup.

“Semua terungkap karena kerja keras Satres Narkoba Polresta Pekanbaru bersama Polsek Limapuluh dan Polsek Pekanbaru Kota. Asal barang bukti masih dalam penyelidikan,” tutur Nandang.

Nandang juga menegaskan, pengungkapan ini tidak lepas dari dukungan serta informasi dari masyarakat. “Kami berharap masyarakat bisa membantu kami dalam rangka memberi informasi terkait peredaran dan obat terlarang,” sebab peran masyarakat sangat di butuhkan untuk memberantas peredaran barang haram yang tentunya akan menghancurkan metal dan moral generasi bangsa ini.Ucapnya dalam siaran Persnya.

Hal senada juga dikatakan kapolsek limapuluh kota Pekanbaru: AKP Sanny Handityo SH ,Sik.
“Pada jumat 15 Nop 2019 kitar pukul 15.30 wib, anggota kita opsnal reskrim polsek lima puluh, mendapat informasi dari masyarakat, adanya tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan ekstasi yang di antar ke salah satu kost di jalan pahlawan kerja Gang Hikmah Kel.Maharatu Kec. Marpoyan damai pekanbaru.
” Lalu anggota kita turun kelokasi (TKP) dan langsung masuk ke dalam kost yang diduga target, disana di temukan 2(dua) orang laki-laki yang diduga penghuni kost, pada saat itu anggota opsnal polsek lima puluh menemukan 1(satu) bungkus besar narkotika jenis sabu dan 5(lima) bungkus narkotika jenis Pil ekstasi.Selain itu juga di temukan timbangan Digital serta 6(enam) bungkus plastik bening berles merah dan berbagai macam ukuran . Kemudian anggota opsnal polsek lima puluh, membawa kedua orang laki-laki beserta barang bukti kekantor polsek lima puluh.” Ujar AKP Sanny.

About Era NHO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Berita Lain

Empat Warga Sumsel Tewas Diterkam Harimau, Terakhir Mustadi warga Desa Pajar Bulan Mara Enim

Muara Enim . Newshanter.com, Selama November dan Desember 2019 ini, setidaknya empat ...