Home / breaking / Kuda Melati Taeh dari Pordasi Payakumbuh. Jawara di Bancah Laweh

Kuda Melati Taeh dari Pordasi Payakumbuh. Jawara di Bancah Laweh

Padang Panjang, Newshanter.com.- Kejuaraan Pacu Kuda di Kota Padang Panjang selama dua hari, Minggu – Senin (27-28/10) di Arena Pacu Kuda Bancah Laweh, berakhir dengan sukses meraup penonton dalam jumlah besar.

“Kita bersyukur atas terselenggaranya Open Rice Pacu Kuda dan Alek Nagari Kota Padang Panjang ini dan berakhir dengan banyak prestasi dan atensi dari pengunjung. Insya Allah tahun depan akan kita gelar kembali,” kata Walikota Fadly Amran, dalam pidato penutupan acara tersebut, Senin (28/10) sore.

Penutupan perhelatan Pacu Kuda Open Race dan Alek Anak Nagari Padang Panjang Batipuh X Koto berakhir dengan penampilan Pacu Kuda Kategori Boko jarak 1600 meter.

Pacu Kuda Kategori Boko jarak 1600 M tersebut dimenangkan oleh Kuda Melati Taeh dari Pordasi Payakumbuh.

Kejuaraan Pacu Kuda Padang Panjang diikuti oleh sebanyak 53 kuda yang berasal dari 11 kabupaten Kota di Sumatra Barat dan tiga daerah dari luar Sumbar. Keseluruhan pertandingan berjumlah 23 race. 11 race di hari pertama dan 12 race di hari terakhir.

Menurut Wako Fadly Amran yang tampil macho dengan topi cowboynya, iven pacu kuda tidak hanya sukses dari penyelenggaraan dan atensi dari pengunjung tetapi juga berhasil dari sisi ekonomi.

Selama dua hari perlombaan, jelas Fadly, semua kegiatan ekonomi berjalan, dimulai dari sisi transportasi angkutan mobil dan ojek, kuliner hingga penyewaan parkir, disamping kehadiran sejumlah pengusaha pehobi pacu kuda yang sudah pasti membelanjakan uangnya dalam jumlah besar di Padang Panjang.

Fadly Amran memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan atas terselenggaranya kejuaraan Pacu Kuda yang sempat terhenti selama empat tahun itu, terutama sekali kepada Panitia penyelenggara dan para sponsor.

“Kami akan mengevaluasi penyelenggaraan Kejuaraan Pacu Kuda tahun pertama. Insya Allah tahun depan kita selenggarakan lagi dengan segaka sesuatunya bisa lebih baik,” papar Fadly Amran yang juga Ketua Pordasi Padang Panjang.

Sebelumnya saat menyampaikan sambutannya dihadapan ribuan pasang mata penonton Pacu Kuda Padang Panjang, Ketua Pordasi Sumbar Ramlan Nurmatias, meminta kepada Walikota dan Ketua DPRD Padang Panjang agar menganggarkan Iven Pacu Kuda ini setiap tahunnya.

“Sebab dengan melihat begitu antusiasnya masyarakat menonton pacu kuda ini membuktikan bahwa masyarakat sangat mencintai perlombaan ini, karena itu saya minta agar dilaksanakan setiap tahun,” kata Ramlan yang disambut tepuk tangan meriah dari penonton.

Selain itu, Ramlan juga meminta Gelanggang Pacu Kuda ini agar dibenahi, terutama sekali dengab membuat pagar pembatas antara jalur pacu kuda dengan tempat berdiri para penonton, supaya tidak terjadi kecelakaan yang menimpa penonton.

“Saya bisa melihat dari sini, banyak penonton berdiri di jalur pacu kuda, itu sangat membahayakan penonton dan peserta pacu kuda,” tegas Ramlan yang juga Wako Bukittinggi.

Seorang Pengamat Pacu Kuda di Padang Panjang Rifnaldi kepada Kabartravel.com, mendukung pernyataan Ketua Pordasi Sumbar Ramlan Nurmatias soal penganggaran, pembangunan pagar pembatas dan pelaksanaan Pacu Kuda secara rutin setiap tahunnya.

“Saya malah menyarankan agar Pemko membangun fasilitas tempat duduk permanen bagi para penontong di sepanjang pinggir jalur pacu, supaya penonton tidak menumpuk di pinggir jalur pacu,” kata Rifnaldi yang akrab dipanggil dengan Ace.

Nada yang sama juga disampaikan Mak Pangulu, seorang aktifis di Padang Panjang. Tahun depan iven Pacu Kuda Padang Panjang harus dilengkapi dengan pemasangan tenda khusus di pinggir Race bagi 24 Nagari yang ada di Padang Panjang dan Batipiah X Koto.

“Tenda khusus itu diperuntukan bagi utusan tiap tiap nagari sekaligus mencerminkan semangat dan spirit nagari dalam menyukseskan Pacu Kuda dan Alek Nagari ini,” kata Pangulu.

Sejumlah pemilik Akun di Facebook juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya Kejuaraan Pacu Kuda Padang Panjang seperti akun Rommie Manasseh Akbar, Amri Aziz Rupa dan Karmal Putra. Malah sebagian menayangkan kembali video pacu kuda di akunnya.

Penutupan Kejuaraan Pacu Kuda dan Alek Nagari Padang Panjang Batipuah X Kota juga dihadiri mantan Bupati Tanah Datar dua periode Ir. M. Shadiq Pasadigoe, S.H., M.M, yang juga digadang gadang menjadi calon gubernur atau Wakil gubernur Sumbar pada pilgub 2020.

Hadir juga menyaksikan acara penutupan Pacu Kuda ini, Wakil Walikota Padang Panjang Drs. Asrul, unsur Forkopimda, Ketua DPRD dan jajaran, Sekda Kota Padang Panjang Sonnya Budaya Putra, AP, M.Si, serta tamu undangan lainnya.

Sempat vakum selama 5 tahun terakhir, akhirnya Pacu Kuda Open Race Alek Anak Nagari Padangpanjang, Batipuah, X Koto (Pabasko) kembali digelar Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang. Kegiatan yang bekerjasama dengan Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) digelar di Gelanggang Pacuan Kuda Bancah Laweh, Padangpanjang, selama 2 hari, 27-28 Oktober 2019. . (Konsributor:awe)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun

Pos-pos Terbaru




loading...

adnow

Komentar Terbaru

    x

    Berita Lain

    Puslitbang Polri Adakan Penelitian di Polres Kampar tentang Dampak Pilkada Langsung

    KAMPAR, newshanter.com – Senin (11/11/2019), Tim Puslitbang Polri adakan penelitian tentang Dampak ...

    0 pengunjung sedang aktif sekarang
    0 tamu, 0 anggota
    Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
    Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
    Bulan ini: 0 pada 11-01-2019 12:00 am UTC
    Tahun ini: 0 pada 01-01-2019 12:00 am UTC