Home / breaking / Polres OKI Amankan 12 Orang Pembakar Lahan

Polres OKI Amankan 12 Orang Pembakar Lahan

Kayuagung OKI, Newshanter.com – Sebanyak 12 orang pelaku pembakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resort Ogan Komering Ilir (Polres OKI) diamankan. Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM pada press reles di rumah dinas Bupati OKI pada sela kunjungan kerja Gubernur Sumatera Selatan, jum’at 27/9/2019.

Dalam konfrensi pers tersebut Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM didampingi oleh Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra SH, S.IK, MM dan pejabat polres lainnya.

“Sejauh ini, sudah ada 9 Laporan (LP) yang telah kita tangani dan kemarin berhasil menangkap 3 pelaku lagi pembakar hutan dan lahan yakni di desa sukapulih kecamatan pedamaran. Penagkapan dilakukan didua tempat kejadian perkara (TKP) masing-masing pelaku yakni masyarakat perorangan serta luasan lahan yang dibakar lebih kurang 2 hektar”,jelasnya.

Sambungnya, untuk ketiga pelaku berinisial SI, SO dan SY dan barang bukti yang diamankan tiga buah korek api. Untuk ketiga pelaku disangkakan pasal 108 huruf A undang-undang no.22 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Dengan ditangkapnya para pelaku pembakar hutan dan lahan baik milik pribadi ataupun orang lain diharapkan sebagai efek jera agar masyarakat yang lain tidak melakukan pembakaran lahan sehingga harus berurusan dengan hukum”,jelasnya menegaskan

Masih kata Supriadi, dari 9 LP yang kita terima sudah empat berkas perkara telah diserahkan dikejaksaan semoga dalam waktu dekat berkasnya sudah P21 dan segera diproses. jadi dari bulan Agustus sampai dengan September sudah kita tangani 12 orang pelaku pembakar hutan dan lahan, kesemuanya itu adalah masyarakat perorangan yang membakar lahan di kebun/sawah milik mereka dan untuk korporasi sejauh ini tidak ada.

Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra SH SIK MM menjelaskan untuk pemerintah dan kepolisian telah berusaha keras dalam menangani masalah kebakaran hutan dan lahan namun masih saja ada masyarakat yang melakukan pembukaan lahan/kebun/sawah dengan cara membakar sehingga membuat udara kurang sehat.

“Masyarakat membakar hutan/lahan/sawah/kebun milik mereka karena menurut mereka hal tersebut sebagai solusi namun hal itu justru salah dan setelah dikroscek dilapangan ternyata kurangnya sosialisasi agar tidak melakukan pembakaran ketika membuka lahan”,katanya sembari menghimbau kepada masyarakat agar tidak membakar lahan.

Salah satu pelaku pembakaran lahan berinisial SO mengungkapkan sangat menyesali perbuatannya dan ini menjadi pelajaran baginya karena oleh perbuatan ini harus menanggung akibatnya”,sesalnya sembari menundukan kepala. (Salim)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun
x

Berita Lain

Dukung Sosial Distancing, Polres Kampar Inisiasi Insan Pers dan Mahasiswa Bantu Warga Kurang Mampu

KAMPAR,newshanter.com – Untuk mendukung kebijakan Pemerintah dalam penerapan Social Distancing guna mengantisipasi ...