Home / Advertorial / Terbukti Bersalah Oknum Pengacara Diganjar 9 Bulan Penjara
Ilustrasi

Terbukti Bersalah Oknum Pengacara Diganjar 9 Bulan Penjara

Palembang. Newshanter.com. Niko Ismir H, SH yang diketahui berprofesi sebagai pengacara terbukti bersalah diganjar hukuman sembilan bulan penjara oleh majelis hakim dalam persidangan di Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang, Rabu (18/09/2019).

Menurut majelis hakim yang diketuai  H Abu Hanifa, atas perbuatannya terdakwa Niko dinyatakan terbukti bersalah melanggar Pasal 378 KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP sebagaimana dalam dakwaan pertama Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Bila tidak sependapat dengan putusan ini, terdakwa maupun jaksa penuntut umum dapat mengajukan upaya hukum banding atau pikir-pikir,” ujar Abu.

Usai hakim membacakan amar putusan, terdakwa yang terlihat mengenakan seragam dan rompi tahanan Kejaksaan Negeri Palembang serta didampingi belasan rekan-rekannya sesama penasehat hukum langsung menyatakan banding.

Dari data diperoleh, dalam kasus ini, terdakwa sebelumnya dituntut JPU Nina Lestarina dengan hukuman satu tahun penjara, akibat perbuatannya dianggap terbukti bersalah melanggar Pasal 378 KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.

Adapun perbuatan tindak pidana tersebut diduga dilakukan terdakwa bersama rekannya Budiono, Sigit Alfajar dan Samsul Bahri (DPO) terhadap korban Iskandar Dinata dengan kerugian Rp60 juta di Jalan Kebun Bunga, Lorong Kenangan I, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami Palembang pada 9 Juni 2017 silam.

Kejadian bermula saat Budiono menghubungi terdakwa melalui telephone seluler dan menyebut bahwa dirinya sedang berada di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di Jalan Kapten A Rivai Palembang.

Budiono menyebut bahwa saat itu sedang ada lelang mobil tertutup untuk keluarga dan ia menawarkan ada lelang mobil dan motor. Setelah itu Budiono mengirimkan daftar jenis kendaraan yang akan dilelang ke ponsel terdakwa Niko Ismir.

Lalu terdakwa mendatangi rumah korban di Jalan Kebun Bunga, Lorong Kenangan I yang ketika itu terdapat saksi Marlia, Defi Sepriadi, Rangga Radika Prihandana dan Saksi Doni Triadi. Saat bertemu Iskandar Dinata, terdakwa menunjukkan isi pesan di ponselnya dan berkata bahwa akan bertanggung jawab jika bohong untuk membuat korban yakin.

Selanjutnya korban pergi mengantar saksi Devi ke Bandara SMB II Palembang, sementara terdakwa masih berada di rumah korban. Tak lama kemudian terdakwa menghubungi korban dan memintanya mentransfer uang dan kembali mengatakan akan bertangggung jawab jika terjadi apa-apa.

Setelah yakin, korban meminta istrinya, saksi Marlia mentransfer uang muka mobil sebesar Rp40 juta dengan dua kali pengiriman masing-masing Rp20 juta ke rekening atas nama Sigit Alfajar dan setelah itu saksi pulang ke rumah menunjukkan bukti transfer kepada korban. Beberapa jam kemudian, korban kembali meminta anaknya, Diki Kristiadi mentransfer uang Rp20 juta ke rekening atas nama Saiful Bahri.

Namun setelah uang Rp60 juta di transfer, sampai malam hari mobil Kijang innova dan mobil Toyota Avanza tidak kunjung datang ke rumah. Lalu beberapa hari kemudian, korban bersama terdakwa dan saksi Rangga mendatangi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL).

Akan tetapi dari penjelasan pihak KPKNL tidak ada lelang mobil sebagaimana isi pesan di ponsel milik terdakwa. Merasa tertipu, korban pun meminta pertanggungjawaban dan kala itu terdakwa bersedia mengganti namun tidak bisa sekaligus, karena dianggap tidak ada itikad baik menyelesaikan persoalan itu, korban membawa kasus ini ke pihak yang berwajib hingga terdakwa diseret ke meja hijau.(tim)

Suasana di luar sidang

 

 

 

 

 

About ZP NHO

Pos-pos Terbaru




loading...

adnow

Komentar Terbaru

    x

    Berita Lain

    Puluhan Warga Duafa Limbungan Menunggu Kedatangan Tim Jumat Barokah Terpadu

      Pekanbaru, Newshanter.com. Kegiatan kunjungan Tim Jumat Barokah Terpadu Polresta Pekanbaru hari ...

    0 pengunjung sedang aktif sekarang
    0 tamu, 0 anggota
    Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
    Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
    Bulan ini: 0 pada 10-01-2019 12:00 am UTC
    Tahun ini: 0 pada 01-01-2019 12:00 am UTC