Home / breaking / HT Setuju Penegakan Hukum PETI, Tapi Polres Sarolangun Jangan Tebang Pilih

HT Setuju Penegakan Hukum PETI, Tapi Polres Sarolangun Jangan Tebang Pilih

Sarolangun, NewsHunter.com – HT (39), saudara perempuan dari Holil (57) dan AJ merasa sangat bersedih mendapat kabar bahwa Holil tersandung kasus hukum di Polres Sarolangun, Jambi.

HT, saat ini tinggal di desa Teluk Cimbung, Kecamatan Batin VIII Kabupaten Sarolangun Jambi ini menceritakan kisruh keluarga terkait penguasaan atas tanah warisan oleh kakak laki-laki nya bernama Holil.

Holil telah mendekam di tahanan Polres Sarolangun dengan tuduhan Penambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) oleh Polres Sarolangun sejak, 3 Juli 2019 yang lalu. Saat itu, Holil berada dikebun karet nya.

Menurut HT, benar bahwa kebun karet yang dijadikan PETI oleh Holil itu adalah milik orang tuanya, yang diserahkan pengelolaan kepada Holil.

Permasalahan muncul, saudara laki-laki HT yang lain bernama AJ yang tidak lain adalah saudara kandung Holil juga, tidak setuju kalau Holil yang mengelola lahan tersebut.

Harapan AJ, dirinyalah yang mengelola perkebunan karet tersebut yang saat ini dikelola Holil. Namun tidak di ijinkan oleh orang tua mereka yang bernama Kaltum.

Dompeng yang dibakar

Kaltum (77) tetap pada pendiriannya, bahwa Holil lah yang harus merawat dan mengurus kebun itu sekaligus memungut hasilnya.

Dugaan Kaltum dan HT, karena ada unsur sakit hati kepada Holil, sehingga AJ melaporkan Holil kepihak Mapolres Sarolangun terkait penyerobotan tanah.

Pada hari Rabu 20 Maret 2019, ada 6 (enam) orang menggerebek bedeng Holil. Lalu diduga 6 orang ini mengambil motor milik Holil, “Handphone saya serta pekerja juga diambil dan dompeng dibakar,” ucap HT kepada wartawan, Minggu (14/07).

HT juga mengakui, motor sudah dikembalikan oleh Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Sarolangun, Tapi handphone milik saya dan pekerja lain belum dikembalikan pihak kepolisian.

Akhirnya, Rabu, 3 Juli 2019 Holil digerebek Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sarolangun, pada saat itu Holil beserta satu orang lainnya yang bernama Srianto (42) ditangkap pihak Polres Sarolangun di lokasi kebun karet Desa Teluk Cimbung, Batin VIII Sarolangun.

Beberapa orang saksi melihat secara langsung bahwa AJ berada dalam kumpulan Polisi yang menangkap Holil dan Srianto. Sampai saat ini belum ada kabar keberadaan AJ.

Dari situlah kecurigaan pihak keluarga, diduga ada keterlibatan AJ dalam penangkapan Holil dan Srianto oleh pihak Kepolisian.

HT mengatakan, dia sangat mendukung Penegakan Hukum terhadap PETI yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Sarolangun, tapi jangan tebang pilih, semua harus dilakukan penegakan hukumnya.

“Tentunya semua PETI di sekitar wilayah itu harus di razia, termasuk dompeng yang ada di sepanjang aliran sungai Kabupaten Sarolangun,” tutup HT dengan tegas mengatakannya kepada wartawan, Minggu (14 Juli 2019) sekitar pukul 17.16 WIB.

Saat dikonfirmasikan kepada Kasat Reskrim IPTU Bagus Feria, SIK, MH pada hari Selasa 09 Juli 2019, membenarkan barang yang ditahan pada hari Rabu 20 Maret 2019 tersebut ada di Malpores Sarolangun dan motor sudah kita kembalikan kepada pemiliknya.

Bagi yang barang nya masih ada disini, silahkan diambil dengan menunjukkan bukti kepemilikan barang tersebut, tuturnya.

Pada saat dikonfirmasikan kepada Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wiralaksana, SIK, MAP pada Jum’at 12 Juli 2019 sekitar pukul 15.20 WIB, Kapolres sudah di dalam mobil dan didatangi wartawan, kaca jendela mobil terbuka.

Dan Kapolres bertanya kepada awak media, Ada apa, dijawab wartawan mau konfirmasi komandan. Sembari keliatan kesal, siapa kamu, kamu berhenti berhentikan saya. Saya hanya mau konfirmasi komandan, dijawab Kapolres dengan ketus, Ya udah, kamu tunggu aja disana sambil menujuk ke teras Mapolres.

Tidak berapa lama kemudian, setelah mobil Kapolres jalan, wartawan sedang berada di pintu ruangan Kabag Ops, wartawan didatangi oleh Kanit Tipikor Nelson.

Saat wartawan dibawa Kanit Nelson ke ruangan Tipikor Polres Sarolangun, Kanit Nelson bertanya mau apa, dijawab wartawan mau konfirmasi berita yang akan mau dinaikkan.

Kami sudah bolak balik ke Mapolres untuk bertemu Kapolres, tutur wartawan. Dijawab Kanit Nelson, Ya udah, besok pagi datang lagi ke Mapolres untuk bertemu Kapolres, tutupnya.

(Sumber: FokusKriminal.com)

About ZP NHO




loading...

adnow

Komentar Terbaru

    x

    Berita Lain

    44 Anggota DPRD Priode 2019-2024 Lampura Dilantik

    LAMPUNG UTARA, newshanter.com -Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangku Negara melantik dan ...

    0 pengunjung sedang aktif sekarang
    0 tamu, 0 anggota
    Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
    Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
    Bulan ini: 0 pada 08-01-2019 12:00 am UTC
    Tahun ini: 0 pada 01-01-2019 12:00 am UTC