Home / breaking / Sidang Prapradilan Kivlan Zen Ditunda Pengaraca dan Hakim Berdebat

Sidang Prapradilan Kivlan Zen Ditunda Pengaraca dan Hakim Berdebat

Jakarta, Newshanter,com -Sidang perdana praperadilan Kivlan Zen melawan Polda Metro Jaya digelar Senin (08/07/2019) dengan Hakim tunggal Achmad Guntur.Akhirnya ditunda lantaran pihak termohon tidak hadir.

Sebelum hakim mengetuk palu menunda sidang pada Senin (22/07/2019) mendatang sempat terjadi debat antara hakim dan pengacara. Tonin meminta supaya sidang praperadilan dilakukan pada Rabu (10/07/2019). Dengan keinginan untuk menghadirkan Kivlan di ruang sidang.

Namun Hakim Guntur menjelaskan jika dalam sidang praperadilan Kivlan sebagai pemohon tidak perlu datang karena bisa diwakilkan oleh kuasa hukum. Dan sidang praperadilan berbeda dengan sidang pidana yang mewajibkan Kivlan datang sebagai terdakwa.

“Saya sampaikan perkara praperadilan hukum perkaranya adalah perdata. Di sini permohonan, pemohon termohon. Tidak akan didengar lagi pemohon, karena semuanya ada di permohonannya. Makanya perlu dipahami,” ujar Hakim Guntur di ruang sidang.

“Jadi tolong tegaskan Kivlan Zen akan berikan pada kuasa atau hadir sendiri? Tapi Pengadilan tidak punya kewenangan mengarahkan pemohon untuk hadir. Sedangkan sidang pidana tidak bisa diwakili, itu bedanya,” lanjutnya.

Tonin mengatakan Kivlan akan menghadiri langsung persidangan tersebut. Maka itu, dia ingin supaya sidang berlangsung Rabu besok. Alasannya, jika sidang lanjutan digelar 22 Juli, masa penahanan Kivlan sudah selesai dan kasusnya akan dilimpahkan ke Kejaksaan.

“Itu, kan, usulan bapak, terus saya bentrok gimana. Memang sidang punya bapak saja? Sementara tanggal 15 (Juli) saya sidang Pak,” ucap Hakim Guntur.

Tonin pun menjawab, “Kami mohon Yang Mulia. Kalau harus nangis, nangis saya, Yang Mulia,” jawabnya.

Lihat juga: Keluar Rutan, Soenarko Ingatkan Kivlan Zen Hati-hati Bicara
Tonin mengatakan penahanan kepada Kivlan akan selesai jika sidang dilakukan pada 22 Juli. Dan sidang praperadilan tidak akan berguna lagi bagi kliennya.

“Kalau itu nanti sudah selesai penahanan,” kata Tonin.

“Pak, itu bukan urusan saya. Pak badan saya satu, Senin ini coba saya sampai kosongkan (jadwal sidang), saya sudah siap, ternyata tidak ada,” kata Guntur.

Tonin pun mengatakan dirinya keberatan.

“Pak Kivlan butuh sekali peradilan di Pengadilan ini. Kami keberatan Yang Mulia tidak memberikan keadilan kepada pemohon,” ujar Tonin.

Namun Guntur tetap mengatakan sidang akan digelar kembali pada tanggal 22 Juli.

“Saya bukan orang bodoh Yang Mulia,” kata Tonin lagi.

“Saya sudah sampaikan alasan saya. Bapak itu memaksa saya namanya,” jawab Hakim Guntur.

“Asal Yang Mulia mau mengabulkan selesai,” jawab Tonin lagi.

“Bapak memaksa namanya,” jawab Hakim Guntur.

Keputusan Hakim Guntur pun sudah bulat. Sidang akan kembali digelar pada 22 Juli mendatang.

“Sidang ditunda dan akan digelar kembali pada 22 Juli,” ujar Hakim Guntur sambil mengetuk palu. (CNNI/NHO)

 

About ZP NHO

Pos-pos Terbaru




loading...

adnow

Komentar Terbaru

    x

    Berita Lain

    2 Napi Pindahan Kedapatan Bawa Shabu, Pelaku diserahkan ke Satresnarkoba Polres Kampar

      BANGKINANG KOTA, newshanter.com – Dua orang Napi Pindahan dari Lapas Bengkalis ...

    0 pengunjung sedang aktif sekarang
    0 tamu, 0 anggota
    Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
    Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
    Bulan ini: 0 pada 10-01-2019 12:00 am UTC
    Tahun ini: 0 pada 01-01-2019 12:00 am UTC