Home / breaking / Rekontruksi Pembunuhan Calon Pendeta, 2 Tersangka Peragakan 17 Adegan

Rekontruksi Pembunuhan Calon Pendeta, 2 Tersangka Peragakan 17 Adegan

Palembang Newshunter.com– Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Unit 3 merekonstruksi kasus pembunuhan yang menewaskan calon pendeta Melindawati Zidomi yang jenazahnya ditemukan diareal perkebunan PT PSM Sungai Baung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pada 26 Maret 2019 yang lalu.

Rekonstruksi ini dilakukan dihalaman lapangan tembak Mapolda Sumsel dengan menghadirkan dua tersangka Nang dan Hendri. 17 adegan yang diperagakan langsung oleh kedua nya. Dari jalannya rekonstruksi terungkap bahwa kedua tersangka telah merencanakan aksi pembunuhan terhadap korban yang dilatar belakangi dendam dengan korban.

Puncaknya pada Senin 25 Maret 2019 kedua tersangka melakukan aksi pembunuhan terhadap korban. Kedua tersangka mendatangi TKP dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion lalu merintangi jalan yang akan dilalui korban .

Agar tidak diketahui korban kedua tersangka bersembunyi dipepohonan dengan menutupi muka mereka menggunakan topeng sambil menunggu korban melintas.

Tak lama kemudian korban melintas tersangka Nang menghentikan motor yang dikendarai oleh Melindawati Zidemi sambil mengacungkan pisau, sedangkan tersangka Hendri menyeret korban Yustina Waruwu yang duduk dibonceng masuk kedalam hutan.

Kedua tersangka lalu menyeret kedua korban masuk kedalam hutan, tersangka Hendri lalu mengikat korban Yustina Waruwu sampai korban Yustina pingsan. Setelah mengikat Yustina, Hendri lalu membantu tersangka Nang mengikat tangan dan kaki Melindawati.

Lalu tersangka Hendri meloroti celana korban Melindawati. Setelah korban telanjang tersangka Nang menduduki selangkangan korban lalu mengobok obok kemaluan korban dengan jarinya, agar korban tidak berteriak tersangka Hendri membekap mulut dan mencekik leher korban dengan tangannya sambil melintir puting payudara korban. Setelah puas tersangka Nang memasukkan jari nya ke kemaluan korban. Tersangka Hendri bergantian memasukkan jarinya kekemaluan korban.

Setelah puas mengobok-obok kemaluan korban, korban yang sudah tidak bernyawa lalu diseret masuk kedalam hutan lalu dibuang.

Begitu juga korban Yustina Waruwu yang dikira tersangka sudah mati turut dibuang ke dalam hutan. Setelah menghabisi nyawa korban kedua tersangka mengambil tas milik korban yang berisi handphone lalu kabur dengan sepeda motornya.

Keesokan harinya Selasa 26 Maret jenazah korban ditemukan warga sedangkan korban Yustina Waruwu ditemukan dalam kondisi pingsan.

Dalam rekonstruksi tersebut tersangka Nang maupun Hendri mengakui segala perbuatan keji yang mereka lakukan bahkan keduanya menyesali perbuatan yang mereka lakukan.

“Kepada keluarga korban saya meminta maaf yang sebesar besarnya dan saya juga siap dengan hukuman apa pun yang akan diberikan kepada saya,”ucap kedua tersangka” Selasa(21/05/2019).

Sementara itu, Kanit III Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Marjuned mengatakan rekonstruksi ini dilakukan untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke penuntut umum.

“Dalam rekonstruksi ini sebanyak 17 adegan yang diperagakan kedua tersangka yang sesuai dengan BAP yang dituangkan kedua tersangka saat pemeriksaan,”katanya.

Dari jalan nya rekonstruksi, korban meninggal dunia karena cekikan dan bekapan yang dilakukan oleh tersangka. “Adapun tersangka kami jerat dengan pasal 365, 338 dan 340 yang ancaman hukuman mati” tegasnya.(zam)

About ZP NHO

Pos-pos Terbaru




loading...

adnow

Komentar Terbaru

    x

    Berita Lain

    BUPATI ACEH TAMIANG H.MURSIL,SH, M,Kn BAGIKAN MASKER KEPADA PENGGUNA JALAN

      Aceh Tamiang, newsanter.com – Dengan Menyikapi semakin pekatnya kabut asap kiriman ...

    0 pengunjung sedang aktif sekarang
    0 tamu, 0 anggota
    Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
    Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
    Bulan ini: 0 pada 09-01-2019 12:00 am UTC
    Tahun ini: 0 pada 01-01-2019 12:00 am UTC