Home / breaking / Korban Mutilasi ditemukan di Penginapan di Sungai Lilin Ternyata Vera, Karyawati Indomaret di Palembang

Korban Mutilasi ditemukan di Penginapan di Sungai Lilin Ternyata Vera, Karyawati Indomaret di Palembang

MUSI BANYUASIN Newshanter,com, Seorang wanita korban mutilasi mayatnya di temukan di kamar 08 penginapan Sahabat Mulia Jalan Hindoli Kelurahan Sungai Lilin, Kecamatan Sungai Lilin Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel)Jumat 10 Mei 2019 pagi Seperti diberitakan Newshanter.com.

Ternyata bernama Vera Oktaria, (21) warga Jalan KH Azhari Lorong Indra Karya Rt 33, Kelurahan 16 Ulu Palembang. Keluarga Vera yang tahu ada penemuan mayat perempuan ditemukan langsung mendatangi rumah sakit Bhayangkara Palembang, pada Jumat 10 Mei 2019, sekitar 22.00 WIB malam.

Aparat kepolisian berhasil mengungkap identitas wanita yang menjadi korban pembunuhan dengan modus mutilasi di sebuah Penginapan di Kelurahan Sungai Lilin, Musi Banyuasin, Sabtu (11/5/2019) lalu.

Korban teridentifikasi bernama Vera Oktaria (20), sehari-hari, dara muda ini bekerja di gerai retail Indomaret di Jalan Jendral Sudirman 3.

Polisi memastikan identitas korban yang ditemukan meninggal itu adalah Vera Oktaria setelah mencocokkan sampel DNA dan darah korban dengan keluarga dan orang tua korban.

“Semalam dokter sudah memastikan kalau itu jenazah adik saya. Sudah dicocokkan sama ibu kami,” ujar Putra (30) kakak kandung korban saat ditemui di depan ruang forensik rumah sakit Bhayangkara, Sabtu (11/5/2019).

Polisi masih mendalami motif dan pelaku dari pembunuhan dara muda yang baru sepekan terakhir bekerja di gerai Indomaret Sudirman 3 itu.

Namun, diduga kuat pelakunya adalah orang yang dikenal oleh korban. Saat ditemukan, kondisi korban sudah meninggal dunia dan bagian tangan terputus.

Tubuh korban ditemukan di bungkus kain selimut hotel dalam kondisi penuh darah yng sudah mengering dan menimbulkan bau busuk dan tanpa ditutup busana.

Menurut Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, penemuan pertama kali diketahui pengurus penginapan Nurdin yang diberitahu Muniarti (53) yang merupakan pemilik penginapan, Jumat (10/5/2019) pukul 11.00.

Awal kecurigaan ini saat pengurus penginapan Nurdin sedang membersihkan dengan menyapu lantai penginapan dan mencium bau menyengat yang sumbernya dari kamar 06.

Pasca dilakukan identifikasi, pihak keluarga pagi ini langsung membawa jenazah korban ke rumah duka tepatnya di Jalan Tangga Takat Lorong Indah Karya Plaju, Kota Palembang untuk segera dimakamkan.

Dugaan Pelaku

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, mengatakan dugaan kuat sementara pelaku pembunuhan kejam ini ialah kekasih dari korban. ” Dari informasi yang didapat dia masuk bersama seorang laki-laki dugaan kuat pacarnya di penginapan tersebut. Tapi kita masih selidiki dan cari betul infomasi yang akurat,” katanya

Lebih lanjut ia mengatakan saat ini Jatanras Polda Sumsel sudah saling berkoordinasi dengan Polres Musi Banyuasin (Muba) untuk melakukan penyelidikan.

“Kita juga memperoleh data- data info dari Polres Muba. Kita juga sudah koordinasi terkait data yang didapat dari hotel tempat mereka menginap. Selanjutnya kita sudah menurukan jatarnas polda dan bekerjasaa sama dengan Polres Muba untuk melakukan penyelidikan,” ungkapnya.

Tiga hari tidak pulang

Menurut Ibu korban, Tini (45) korban tidak pulang ke rumah sudah 3 hari lamanya. Keluarganya sudah mencari korban hingga mendatangi rumah teman dekat dan tempat kerja korban di salah satu minimarket yang ada di Jalan Sudirman Palembang.

“Terakhir dia pergi kerja dan tidak pulang ke rumah. Kemungkinan besar dijemput pacarnya itu dan pulang-pulang sudah begini. Ini hari keempat baru diketahui, selama ini kami sempat mencari ke teman-teman dan keluarga,” ucap Tini.

Ibu kandung Vera Oktaria tak kuasa menahan tangis menanggung kesedihan karena telah kehilangan putri bungsunya untuk selama-lamanya.

Raut kesedihan terlihat jelas di wajahnya Tini, panggilan akrab ibu kandung almarhumah Vera Oktaria.

Matanya sembab dan air mata masih menetes di pipinya, seakan mengungkapkan betapa dalam kesedihan yang dirasakan ibu empat orang anak ini.

Bahkan Tini, tidak sanggup mengantar jenazah Vera ke tempat peristirahatannya yang terakhir di tempat pemakaman umum (TPU) Naga Swidak Plaju kota Palembang.

Warga Jalan Tangga Takat Lorong Indah Karya Plaju kota Palembang ini hanya terduduk lemah di rumahnya dengan ditemani pihak keluarga, kerabat dan tetangga yang terus bergantian menghiburnya.

“Biarlah disini saja,” ujar Tini dengan suara lesu saat ditanya pihak keluarga apakah akan ikut ke pemakaman,Sabtu (11/5/2019).

Tini mengungkapkan saat pertama kali mengetahui kabar penemuan mayat yang diduga Vera, dia mengaku sempat tidak ingin percaya dengan kabar tersebut.

“Saya harapnya itu bukan anak Vera. Saya maunya dia masih hidup, sehat dan bisa kembali ke rumah dalam keadaan selamat,”ujar Tini dengan berurai air mata.

Namun nasib berkata lain, berdasarkan beberapa ciri-ciri yang ditemukan di tubuh jenazah. Semua itu menguatkan kenyataan bahwa jenazah tersebut adalah Vera.

“Saya tahu dari anting yang dia pakai, serta ada luka di jarinya,” jelas Tini. Sedangkan mayat korban sudah dikebumikan Sabtu (11/05/2019) di TPU Naga Swidak Palembang

Mulai Bekerja 1 Matet 2019 di Indomaret

Sebelum tragedi pembunuhan itu terungkap, seorang rekan kerja Vera Oktaria, Dwi, menjelaskan bahwa korban baru mulai bekerja di Indomaret pada tanggal 1 Mei 2019.

“Sebelumnya korban menjadi karyawan di Indomaret Merdeka selama beberapa bulan, kemudian pindah ke sini, dan terakhir bekerja di sini pada tanggal 7 Mei” kata Dwi Ananda, rekan kerja Indomaret.

Nah, pada Selasa (7/5/2019) malam, Vera Oktaria pamit pulang karena jam kerjanya sudah berakhir.

Namun menurut penuturan rekannya tersebut, sekitar satu jam setelah Vera Oktaria pergi, sang ayah datang ke tempat kerjanya untuk mencari keberadaan Vera Oktaria.

“Waktu malam itu, korban pamit pulang pukul 23.30 kemudian sekitar jam 00.30 ayahnya datang menanyakan korban belum sampai di rumah,” ucap Dwi.

Korban yang dikenal oleh rekan-rekannya sebagai pribadi yang pendiam itu, meminta izin pulang lebih dulu kepada kepala toko.
Penginapan lokasi korban Vera ditemukan
Penginapan lokasi pembunuhan dengan cara mutilasi terhadap korban Vera Oktaria

Dwi juga menceritakan, sebelum Vera Oktaria pulang, ada seseorang yang meneleponnya berulang kali.

“Malam itu saya mendengar telepon korban berdering kurang lebih 10 kali, terdengar korban mengangkat telepon dan berkata ‘tidak bisa, tidak bisa’ namun masih saja terdengar bunyi handphone-nya hingga dia pulang bekerja,” ujar Dwi.

Ia mengatakan, korban terlihat pulang menggunakan sepeda motornya sendirian tanpa ada yang menjemput.

(tim)

About ZP NHO




loading...

adnow

Komentar Terbaru

    x

    Berita Lain

    Dandim 0117/Atam Serahkan Bantuan Lampu Solar Cell dari Kemensos RI

    Aceh Tamiang, NewsHanter.com – Komandan Kodim 0117/Atam Letkol Inf Deki Rayusyah Putra, ...

    0 pengunjung sedang aktif sekarang
    0 tamu, 0 anggota
    Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
    Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
    Bulan ini: 0 pada 08-01-2019 12:00 am UTC
    Tahun ini: 0 pada 01-01-2019 12:00 am UTC