Home / breaking / Pelaku Dibayar Per Sen untuk Mencoblos Jokowi dan Ma’ruf Amin pada Ratusan Ribu Surat Suara

Pelaku Dibayar Per Sen untuk Mencoblos Jokowi dan Ma’ruf Amin pada Ratusan Ribu Surat Suara

Malaysia. Newshanter.com.Bukan hanya mendapati puluhan kantong hitam berisi surat suara yang telah tercoblos, warga Indonesia di Kuala Lumpur, Malaysia pun mendapati warga Malaysia tengah bekerja dengan mencoblos surat suara Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Dalam video yang beredar luas di media sosial, proses pencoblosan ratusan ribu surat suara dilakukan oleh beberapa orang, seperti dilansir Warta Kota.com,

Seorang perempuan, bahkan, terlihat sangat cekatan mencoblos Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Bahkan, perempuan itu terlihat sangat luwes menusuk calon legislatif dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) tanpa harus membuka keseluruhan surat suara. Padahal diketahui surat suara calon Legislatif DPRD, DPD maupun DPR RI diikuti ratusan caleg.

Dalam video lainnya, warga mewawancarai tiga orang pemuda yang tengah beristirahat di sebuah ruangan tempat pencoblosan surat suara massal.

Menggunakan logat Malaysia, mereka mengaku, dibayar oleh seseorang sesuai jumlah surat suara tercoblos.”Dapat berapa banyak dibayar?,” tanya seorang pria.

Para pemuda terlihat santai dan menjawab jika upah untuk mencoblos surat suara sebesar 50 sen per surat suara.”Saya kira berapa banyak kite dapat (surat suara), 50 sen satu,” ungkap seorang pemuda.

Temuan Surat Suara Tercoblos

Video mengejutkan beredar luas di media sosial pada Kamis (11/4/2019) siang. Video yang menggambarkan sejumlah warga menggerebek sebuah ruko kosong yang dijadikan sebagai gudang penyimpanan puluhan kantong hitam berisi surat suara tercoblos.

Dalam video tersebut, seorang pria mengutarakan ruko tersebut berada di Bandar Baru Bangi, Kuala Lumpur, Malaysia. Ruko tidak berpenghuni ite memuat puluhan kantong hitam berukuran besar berisi surat suara Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019.

Seorang pria yang tidak diketahui identitasnya dalam video menunjukan sejumlah surat suara Pilpres dna Pileg yang tercoblos. Surat suara itu tercoblos pada pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Sedangkan, surat suara Pileg yang tercoblos merupakan caleg darinya Partai Nasional Demokrat (Nasdem) atas nama Davin Kirana dengan Daerah Pemilihan (Dapil) Jakarta Barat.

“Kita sudah melakukan penggerebekan di Bandar Baru Bangi di University tempatnya. Barang2 sudah dicoblos. Di malaysia selangor,” ungkap seorang pria dalam video.

Pria dalam video tersebut pun menegaskan agar pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) membatalkan pemilihan umum di Malaysia. Apabila tidak dilakukan, warga Indonesia akan menggelar unjuk rasa di depan kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Malaysia di Kuala Lumpur.

“Sudah dicoblos 01, Partai Nasdem nomor 5, calegnya nomor urut 3 namanya ahmad. Kami harap KPU Indonesia membatalkan semua urusan tentang DPL Malaysia dari hari ini sampai tgl 14 (April 2019). Kalau tidak kami akan duduki KBRI,” katanya.

Sementara itu, terkait kronologis penemuan puluhan kantong hitam berisi surat suara tercoblos, sang pria menceritakan kejadian bermula dari kecurigaan warga yang melihat adanya aktivitas bongkar muat di ruko.

Warga pun mengintip aktivitas mencurigakan tersebut. Rupanya kantong hitam yang tengah disimpan dalam ruko berisi surat suara hingga akhirnya mereka melakukan penggerebekan pada Kamis (11/4/2019).

“Kita ngintip, kita tau pergerakan beberapa hari keluar masuk ada komplain dr masyarakat. Ada sekitar 57 kantong hitam. Di kedai kosong di Bandar Baru Bangi, Taman University Bangi Slangor, Kuala Lumpur, Malaysia,” ungkap pria dalam video.

Bawaslu Video Surat Suara Tercoblos di Malaysia Bukan Hoaks

Sementara itu – Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja menegaskan, video surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia, bukan berita bohong. seperti dilansit Kompas.com.

Kejadian ini ditemukan oleh petugas Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kuala Lumpur. “Dari perbincangan yang ada ini bukan hoaks,” kata Bagja saat dihubungi, Kompas.Com. Kamis (11/4/2019).

Meski begitu, Bawaslu belum dapat memastikan jumlah surat suara yang tercoblos itu. Bawaslu juga belum dapat menyampaikan apakah surat suar

Menurut Bagja, pihaknya masih melakukan rapat pleno terkait kejadian ini. “Kan harus diteliti surat suaranya asli atau tidak, apakah memang surat suara dari KPU atau bukan, kemudian di mana kejadiannya. Kan ada beberapa video, ada yang lagi nyoblos, itu dari pengawas yang sama atau tidak,” ujar Bagja.

“Kita harus cek jangan sampai nanti hanya beberapa sampel tapi kemudian merusak semua 5.500 surat suara itu,” sambungnya.

Pemungutan suara Pemilu 2019 di Malaysia dengan metode TPS dan kotak suara keliling baru akan digelar Minggu (14/4/2019). Namun demikian, seperti negara-negara lainnya, surat suara dengan metode pos sudah dikirim sejak Maret 2019. (KC/WT)

About ZP NHO

x

Berita Lain

Polsek Tapung Amankan 3 Remaja yang Mencabuli Bocah Perempuan Secara Bergiliran

  TAPUNG newshanter.com – Tiga remaja pria berusia belasan tahun terpaksa diamankan ...

0 pengunjung sedang aktif sekarang
0 tamu, 0 anggota
Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
Bulan ini: 0 pada 04-01-2019 12:00 am UTC
Tahun ini: 0 pada 01-01-2019 12:00 am UTC