Home / breaking / Ketua KPU Minta Polisi Tangkap Penyebar Hoax Hasil Pemilu Pilpres Luar Negeri
Ketua KPU Arief Budiman / foto net

Ketua KPU Minta Polisi Tangkap Penyebar Hoax Hasil Pemilu Pilpres Luar Negeri

JAKARTA -Newshanter.com,Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali dikagetkan dengan kabar yang menyebut hasil pemungutan suara pemilu pilpres di luar negeri telah dihitung. Kabar itu tersebar di pesan singkat Whatsapp.

Menanggapi kabar tersebut, Ketua KPU Arief Budiman menyatakan kalau kabar tersebut adalah hoax atau kabar bohong.

“Saya ingin katakan kalau hasil sebagaimana beredar, ada hasil pemilu di luar negeri itu tidak benar. Karena penghitungannya baru akan dimulai tanggal 17 (April 2019). Berarti ini hoax,” katanya di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/4/2019).

Arief mengaku lelah dengan banyaknya penyerangan hoax kepada KPU. Karena itu, ia berharap agar hoax ini dapat langsung ditindak lanjuti pihak kepolisian. “Saya berharap, bisa enggak ya ini langsung ditindak lanjuti oleh polisi gitu loh. Ini kan jelas ya (hoax),” katanya.

“Bisa enggak ya ini langsung ditangani atau ditangkap. Atau harus pakai laporan. Karena kalau harus pakai laporan, terus terang saja prosesnya kan panjang. Kami sebetulnya energinya itu tidak banyak karena sudah tercurahkan tenaganya dengan persiapan-persiapan pelaksanaan pemilu ini,” dia menambahkan.

Sebelumnya, beredar kabar mengenai hasil pemilu pilpres di luar negeri yang tersebar di grup pesan singkat whatsapp awak media.

Dari kabar tersebut disebutkan paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga dominan mendapat perolehan suara yang lebih tinggi.

Berikut hasil penghitungan suara dari kabar yang beredar tersebut.

Saudi Arabia
01: 25,6% suara
02: 65,4% suara

Yaman
01: 23,4% suara
02: 66,6% suara

Belgia
01: 17,1% suara
02: 82,2% suara

Jerman
01: 12,3% suara
02: 87,7% suara

UEA
01: 22,7% suara
02: 61,3% suara

USA
01: 9,4% suara
02: 89,9% suara

Ukraina
01: 3,4% suara
02: 96,6% suara

Papua Nugini
01: 57,1% suara
02: 42,3% suara

Taiwan
01: 59,8% suara
02: 40,2% suara

Hongkong
01: 45,2% suara
02: 46,8% suara

Korea Selatan
01: 35,2% suara
02 : 64,8% suara

Jadwal pelaksanaan Pemilu 2019 di luar negeri ini mengacu pada jadwal yang ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) KPU Nomor 644/2019, yaitu early voting pada 8-14 April 2019. Sedangkan untuk metode pemungutan suara di luar negeri dilaksanakan dengan tiga metode, yakni memilih di TPS luar negeri di kantor perwakilan RI, seperti KBRI, KJRI, dan KDEI.

Metode kedua, melalui kotak suara keliling (KSK) yang bertempat di dekat permukiman atau tempat kerja WNI. Terakhir melalui metode pengiriman pos.(ryo/sh)

About ZP NHO




loading...

adnow

Komentar Terbaru

    x

    Berita Lain

    *PASKA PENANGKAPAN PULUHAN KELOMPOK SMB, PANGDAM II/SWJ KUNJUNGI JAMBI*

    JAMBI, Newshante.Com- Paska penangkapan sekelompok massa yang tergabung dalam Serikat Mandiri Batanghari ...

    0 pengunjung sedang aktif sekarang
    0 tamu, 0 anggota
    Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
    Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
    Bulan ini: 0 pada 07-01-2019 12:00 am UTC
    Tahun ini: 0 pada 01-01-2019 12:00 am UTC