Home / Advertorial / TEWAS DITANGAN ADIK KANDUNG MURATARA

TEWAS DITANGAN ADIK KANDUNG MURATARA

Muratara. Newsanter.com – Warga Kampung Pitko, Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara digegerkan dengan penemuan seorang laki-laki terkapar di pinggir jalan dengan kondisi tubuh terluka. Laki-laki tersebut belakangan diketahui  jejaka  Adi Maspar (29) atau biasa dipanggil Apek, warga Dusun V, Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara.

Apek tergeletak tak berdaya di pinggir jalan dekat Tempat Pemakaman Umum (TPU) samping SMP Negeri 1 Rupit, Desa Lawang Agung, Senin (25/3), sekitar pukul 18.30 WIB.

Informasi yang dihimpun dari keterangan warga setempat, penemuan Apek bermula diketahui oleh salah seorang warga yang hendak pulang ke rumahnya di Kampung Pitko. Melihat Apek tergeletak minta pertolongan, lalu orang yang menemukan Apek teriak memberi tahu warga lainnya.

Setelah itu, warga berbondong-bondong ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menolong Apek. “Posisi hari sudah gelap, habis Magrib lah, ada yang teriak, katanya ada orang terluka di dekat kuburan, sontak kami warga heboh langsung ke kuburan,” kata salah seorang warga yang enggan namanya ditulis.

“Pas kami lihat ternyata benar Apek tergeletak, bajunya banyak darah, dia kesakitan minta pertolongan, tolong awak oy,” jelas narasumber Harian Silampari seraya menirukan suara Apek.

Dalam kondisi setengah sadar, Apek kemudian dibawa oleh warga ke RSUD Rupit untuk mendapatkan perawatan medis. Sekitar pukul 20.40 WIB, Apek dinyatakan meninggal dunia karena diduga kehabisan darah.

Kepala Desa (Kades) Lawang Agung, Kaharudin AZ saat dikonfirmasi Harian Silampari membenarkan ada warganya yang meninggal dunia di RSUD Rupit karena mengalami luka tusuk di bagian dada sebelah kiri.

Menurut Kades, korban Apek ditusuk menggunakan senjata tajam oleh Adi (25) yang merupakan adik kandung korban. Kejadian terjadi saat korban hendak pulang ke rumah dari kebunnya yang berada di Kampung Pitko. “Korban ini pulang dari kebun, kita tidak tahu juga apakah tersangka ini ikut ke kebun juga atau didatangi dari rumah. Namun saat ini tersangka sudah diamankan di kantor Polsek Rupit,” katanya.

“Tersangkanya memang adik kandung korban, tersangka mungkin mau menyerahkan diri juga, karena polisi bertemu tersangka di depan kantor Bupati, setelah itu langsung dibawa ke Polsek,” tambah Kades.

Lebih lanjut dijelaskan, saat ditanya motif tersangka menusuk korban, tersangka menjawab karena korban yang merupakan kakaknya itu sering memarahinya di rumah. “Saya tanya kenapa kamu tusuk kakak mu, dia (tersangka) jawab karena ‘meronyeng’, kalau bahasa indonesianya meronyeng itu sering ngoceh, suka marah-marah, itu motif sementara, polisi masih mendalami kasus ini,” pungkasnya.(heri)

About ZP NHO

x

Berita Lain

Polsek Tapung Amankan 3 Remaja yang Mencabuli Bocah Perempuan Secara Bergiliran

  TAPUNG newshanter.com – Tiga remaja pria berusia belasan tahun terpaksa diamankan ...

0 pengunjung sedang aktif sekarang
0 tamu, 0 anggota
Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
Bulan ini: 0 pada 04-01-2019 12:00 am UTC
Tahun ini: 0 pada 01-01-2019 12:00 am UTC