Home / breaking / Diduga ‘Nipu’, Oknum Pengacara Jadi Tersangka
Tersangka Niko Ismir SH

Diduga ‘Nipu’, Oknum Pengacara Jadi Tersangka

Palembang, Newshanter.com – Walau telah menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penelitian Laporan (SP2HP) Nomor : B/1206.d/I/2019/Reskrim pada (16/01/2018) yang telah menetapkan terlapor sebagai tersangka. Namun sampai saat ini berkas bolak balik dari penyidik ke JPU yang belum melaksanakan penuntutan perkara.

Berdasarkan surat kuasa khusus Nomor : 26/DI/A/SKK/II/2018 pada (26/02/2018). Merasa kecewa, pelapor melalui kuasa hukumnya, Advokat Defi Iskandar SH kembali mengajukan Permohonan kedua, Nomor : 10/DI/A/II/2019 Kepada Kajari palembang (18/02/2019). Mohon untuk diberikan petunjuk secara baik dan benar kepada Kasi Pidum untuk memberikan petunjuk kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk melaksanakan penuntutan perkara Nomor : LPB/1601/VI/2017/SPKT pada (27/06/2017) lalu atas nama tersangka Niko Ismir SH dalam dugaan tindak pidana penipuan, sebagaimana pasal 378 KUHP. Permohonan ini diajukan berdasarkan Azas peradilan cepat, sederhana dan biaya ringan.

Defi membenarkan telah mengajukan Permohonan kedua, Nomor : 10/DI/A/II/2019 Kepada Kajari palembang (18/02/2019), dikonfirmasi diruang kerjanya, Sabtu (23/02/2019).

Defi menceritakan, berawal tersangka datang kerumah korban atau pelapor. Kedatangan tersangka bertujuan menawarkan mobil lelang dengan mengaku, yang lelang teman tersangka dan mengatakan, “tenang bae pak, ini kawan aku, lah sering ngambek mobil lelang samo kawan akuni. Kalau ado apo – apo samo duit bapak, aku tanggung jawab”, kata Defi menirukan kata tersangka.

Menurutnya, unsur bujuk rayu, rangkaian kebohongan dan tipu muslihat telah terpenuhi hingga korban mau mengambil mobil lelang yang ditawarkan. Lalu tersangka memberikan nomor rekening kepada korban dengan meminta korban mentransfer uang ke rekening tersebut sebesar Rp.60 juta.

Setelah uang tersebut ditransfer, mobil yang dijanjikan tersangka tak kunjung diterima korban sampai saat ini. Maka unsur menguntungkan diri sendiri atau orang lain telah terpenuhi, kata Defi.

Berkas perkara tersangka dari penyidik kepolisian dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Palembang. Lalu diduga JPU mengembalikan berkas perkara dengan diduga meminta penyidik melakukan pemeriksaan tambahan kepada pelapor.

JPU diduga menyatakan, berkas perkara tersangka Niko Ismir SH P-19 dan memberi petunjuk untuk memeriksa pemilik rekening yang telah diberikan tersangka kepada korban. Selanjutnya, penyidik melakukan pemanggilan kepada pemilik rekening, akan tetapi, diduga pemilik rekening tidak ditemukan alamat dan keberadaannya dan berkas perkara kembali dikembalikan ke penyidik serta kembali dinyatakan tetap P-19 oleh JPU, ungkapnya.

Menurut Defi, petunjuk JPU diduga kabur dan diduga akal – akalan JPU yang diduga untuk mengulur – ulur waktu serta diduga bertentangan dengan azas hukum pidana peradilan cepat, sederhana dan biaya ringan, bebernya.

Defi mencontohkan, 5 orang pelaku pencurian, satu tertangkap, yang 4 orang berhasil melarikan diri. Apakah satu yang tertangkap ini tidak bisa diproses secara hukum, harus menunggu 4 orang pelaku tertangkap? Tentu tidak, secara fakta hukum seorang yang tertangkap dapat diproses secara hukum, tanpa harus menunggu 4 orang lainya tertangkap. Menurutnya, sudah patut dan layak berkas perkara tersangka dinyatakan lengkap P-21 dan segera dilakukan penuntutan.

Untuk menyatakan berkas P-21 JPU dan penyidik menetapkan seseorang tersangka harus berdasarkan 2 alat bukti yang sah sebagaimana pasal 184 KUHAP, jelasnya.

Defi berharap, segera dilakukan penuntutan perkara pidana LPB/1601/VI/2017/SPKT (27/06/2017) lalu. Apabila permohonan ini tidak diindahkan, dengan berat hati, “saya akan mengajukan permohonan praperadilan dan membuat pengaduan ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia (RI)”, tegasnya. Setelah berita ini dipublikasikan, pihak terkait belum dapat dikonfirmasi.(yn)

 

 

About ZP NHO

x

Berita Lain

SIMULASI PENGAMANAN PEMILU DAN APEL GABUNGAN TNI DAN POLRI SERTA FORKOPIMDA BUKITTINGGI

Bukittingi, newshanter.com – Dalam rangka pengamana dan untuk mengantisipasi ancaman dan gangguan ...

0 pengunjung sedang aktif sekarang
0 tamu, 0 anggota
Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
Bulan ini: 0 pada 03-01-2019 12:00 am UTC
Tahun ini: 0 pada 01-01-2019 12:00 am UTC