Home / breaking / Suami Caleg Bunuh Diri Ditetapkan Menjadi Tersangka

Suami Caleg Bunuh Diri Ditetapkan Menjadi Tersangka

Sumbar.Newshanter.com. Hendrajoni (37) suami dari Almahumah Shanie Fierchelly (29), yang merupakan Caleg Partai Gerindra, Kabupaten Pesisir Selatan, yang ditemukan gantung diri dirumahnya. Rabu (6/2) malam, sekira pukul 21.30 Wib. Sektor (Polsek) Kecamatan Koto XI Tarusan, akhirnya menetapkan Hendrajoni (37), sebagai tersangka, Rabu, (13/2.2019.

Kapolsek Koto XI Tarusan, Iptu Thamrin mengatakan, ia ditahan atas sangkaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Sehingga istrinya nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

“Jadi, sejak Jumat 8 Februari kemarin, pelaku sudah kami tahan. Ia kami tetapkan sebagai tersangka setelah keluar hasil visum dari RS Bhayangkara, bahwa ada tanda-tanda kekerasan di bagian kepala dan dada korban,” ujarnya kepada wartawan di Painan..

Selain hasil visum, lanjut dia, penahanan Hendrajoni juga berdasarkan keterangan sejumlah saksi serta hasil analisa olah tempat kejadian perkara (TKP) dirumah korban.

“Sebelumnya, pihak kami sudah mamangggil sebanyak 7 orang saksi termasuk anak korban sendiri. Saat itu, semua saksi membenarkan bahwa keributan antara mereka memang sering terjadi, pemicunya adalah masalah ekonomi keluarga,” ucapnya lagi.

Thamrin menjelaskan, selain faktor ekonomi keluarga, diketahui korban juga ikut menjadi caleg di daerah pilihannya. Sehingga sang suami tidak terima, akibatnya mereka sering cekcok hingga pertengkaran sering terjadi. Berdasarkan keterangan Indri (12) anak korban, kejadian berawal saat kedua orangtuanya bertengkar hebat di dalam kamar. Saat itu, ia ikut melerai namun ikut terlempar hingga mengalami luka pada bagian dagu. Setelah itu, ayahnya kabur lewat pintu belakang.

“Setelah pertengkaran usai, korban keluar membawa anaknya. Namun, ia masuk lagi ke kamar dan mengunci pintu dari dalam. Saat itu, terdengar sang ibu menyebut “iko nan kataju dek ayah kau” (ini yang diinginkan ayah kamu). Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 44 UU KDRT Jo pasal 351 KUHP dengan hukuman minimal 4 tahun penjara,” tuturnya.

Seperti diberitakan sejumlah media , Shanie Fierchelly (29), warga Sungai Lundang, Nagari Kampung Baru, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, ditemukan tewas dengan posisi tergantung dirumahnya. Rabu (6/2) malam, sekira pukul 21.30 Wib.

“Benar, kami melihat korban sudah meninggal dunia dengan posisi tergantung dikamarnya,” kata Putra (27), didampingi istrinya Lili yang merupakan adik angkat korban.

Lebih lanjut dijelaskan, sebelum kejadian berawal, ia bersama istrinya berangkat dari Sungai Penuh, Kerinci, dengan maksud hendak menginap dirumah korban.

“Sesampai dirumah kakak saya, kami mendengar dari luar suara Indri (12) anak korban, menangis terisak-isak. Saat itu, kondisi rumah sedang mati lampu. Akhirnya saya masuk dan bertanya kepadanya, mana bunda? Namun, dia tetap saja menangis sambil menunjuk ke arah kamar bundanya,” ucapnya.

Ia menyebutkan, spontan ia langsung mendobrak pintu kamar dan mendapati korban dalam keadaan tergantung tak bernyawa.(h/red)

Caleg-Gerindra-Shanie-Fiercelly

 

About ZP NHO

x

Berita Lain

Amien Rais-Djoko Santoso Hadiri Syukuran di TMII Klaim Kemenangan Prabowo

Jakarta -Newshanter.com. Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais hingga Ketua BPN Prabowo ...

0 pengunjung sedang aktif sekarang
0 tamu, 0 anggota
Semua waktu: 343 pada 10-23-2015 02:12 am UTC
Maks pengunjung hari ini: 0 pada 12:00 am UTC
Bulan ini: 0 pada 04-01-2019 12:00 am UTC
Tahun ini: 0 pada 01-01-2019 12:00 am UTC