Home / Nasional / Gebernur Sumut dan OC Kaligis Dicekal, Menyusul Penjabat lainnya
Gatot dan Oc Kaligis/foto Net

Gebernur Sumut dan OC Kaligis Dicekal, Menyusul Penjabat lainnya

Medan- Newshanter.com,-Kasus penangkapan tiga hakim PTUN Medan dan seorang prngacara dari firma hukum OC Kaligis berbuntut panjang. Sebagai kelanjutan pengusutan, KPK telah menyatakan cekal kepada sejumlah pejabat penting di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, antara lain Gubernur Gatot Pujo Nugroho, Kepala Biro Keuangan Ahmad Fuad Lubis, serta pengacara kondang OC Kaligis. Bahkan istri kedua Gatot, Evy Susanti masuk dalam daftar cekal tersebut.

Komisi Pemerantasan Korupsi (KPK) telah melayangkan surat permintaan cekal ke Imigrasi terhadap pengacara kondang, OC Kaligis, dan Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho. Keduanya dicekal untuk diusut kasus dugaan suap kepada hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, Sumatera Utara.

“Sepengetahuan saya memang ada cegah untuk sekitar enam orang untuk kasus terkait OTT hakim TUN Medan. Setahu saya ada dua nama itu (OC Kaligis dan Gatot),” kata Plt Pimpinan KPK, Indriyanto Seno Adji, Senin (13/07/2015).

Indriyanto menjelaskan, pencekalan terhadap OC Kaligis dilakukan untuk mendalami keterkaitan pemberian kuasa Pemprov Sumut terhadap M Yagari Bhastara alias Gerry, anak buah OC Kaligis yang ditangkap menyuap hakim PTUN Medan.
“Kami memerlukan pendalamam terkait antara lawyer atas dari pemberi kuasa dan penerima kuasa. Karena logika dan fakta sementara, agak tidak mungkin seorang Gerry yang memiliki uang suap tersebut,” jelas dia.

Selain OC Kaligis dan Gatot, KPK juga melakukan pencekalan terhadap istri Gatot, Evy. Indriyanto memastikan surat pencekalan telah dilayangkan ke Imigrasi pada 10 Juli lalu. “Ada enam orang, yang tiga lagi saya lupa,” kata dia.
Gatot Pujo Nugroho dan OC Kaligis diperiksa terkait suap kasus Bantuan Sosial (Bansos) dan Bantuan Daerah Bawahan (BDB), Medan, Sumut tahun anggaran 2012 dan 2013.”Yang bersangkutan (Gatot dan OC Kaligis) diperiksa untuk tersangka MYB,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (13/o7/2015).

MYB atau M Yagari Bhastara alias Gerry merupakan pengacara yang ikut diciduk petugas KPK saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) beberapa waktu lalu. Gerry yang juga anak buah OC Kaligis resmi ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga hakim PTUN dan satu panitera PTUN.Priharsa tak menjelaskan secara detail pemeriksaan Gatot dan Kaligis terkait apa. Namun dia menjelaskan pemeriksaan saksi-saksi untuk melengkapi berkas pemeriksaan.

“Yang jelas pemeriksaan untuk kepentingan penyidikan,” ujarnya.

Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka adalah Ketua PTUN Medan, Tripeni Irianto Putro (TIP), anggota Majelis Hakim Amir Fauzi (AF) dan Dermawan Ginting (DG), panitera sekaligus Sekretaris PTUN Medan Syamsir Yusfan (SY), serta seorang pengacara yang diduga anak buah dari pengacara kondang OC Kaligis bernama M Yagari Bhastara (MYB). Kelimanya diduga tersangkut kasus Bansos dan BDB Sumut tahun anggaran 2012 dan 2013.

Atas perbuatannya, Gerry selaku pengacara sekaligus pemberi diduga melanggar Pasal 6 Ayat 1 huruf a dan Pasal 5 Ayat 1 huruf a atau b dan atau Pasal 13 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU 20 Tahun 2001 jo Pasal 64 Ayat 1 dan Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Sementara Hakim Tripeni yang diduga sebagai penerima suap disangka Pasal 12 huruf a atau huruf b atau huruf c atau Pasal 6 Ayat 2 atau Pasal 5 Ayat 2 atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 64 Ayat 1 dan Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP

Amir Fauzi dan Darmawan Ginting sebagai anggota majelis hakim sekaligus penerima diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau huruf c atau Pasal 6 Ayat 2 atau Pasal 5 Ayat 2 atau Pasal 11 uu Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20/2001 jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1.

Syamsir Yusfan sebagai penerima disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU Nomor 31/1999 sebagaimana diubah 20/2001 jo Pasal 64 Ayat 1 jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Menurut sebuah sumbet ,selain Oc Kaligis, Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya Evy Susanti, KPK juga disebut-sebut akan meminta Imigrasi mencekal pejabat tinggi Sumut lainnya. Diduga Wakil Gubsu HT. Erry Nuradi, mantan Sekda Sumut Nurdin Lubis dan Kepala Biro Keuangan Pemprov Sumut, Ahmad Fuad Lubis juga turut dicekal.Istri muda Gatot diketahui bekerja di kantor Pengacara OC Kaligis.(net/tim)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Pos-pos Terbaru




loading...

adnow

Komentar Terbaru

    x

    Berita Lain

    Tidak Senang Dikatakan Suami Pemalas, Nekat Tebas Leher Istri Dengan Parang

    Bengkulu. Newshanter.com -Entah Setan apa yang merasukinya seorang suami di Kabupaten Bengkulu ...