Home / uncategorized / Abraham Ditahan Takut Melarikan diri dan mengulangi perbuatannya
Abraham Somad

Abraham Ditahan Takut Melarikan diri dan mengulangi perbuatannya

MAKASAR.NEWSHANTAR — Polda Sulselbar menahan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi nonaktif, Abraham Samad, terkait kasus dugaan pemalsuan dokumen. Samad ditahan pada Selasa (28/4/2015) malam sekitar pukul 19.30 Wita, setelah menjalani pemeriksaan lebih dari 7 jam.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sulselbar Komisaris Besar Polisi Joko Hartanto menjelaskan alasan penahanan Abraham Samad.”Karena ditakutkan melarikan diri dan mengulangi perbuatannya,” kata Joko Hartanto kepada wartawan, Selasa malam.Joko membantah ada unsur rekayasa dalam penahanan Abraham Samad.

“Dari hasil analisis penyidik berdasarkan fakta hukum, maka tersangka AS dilakukan upaya berupa upaya penahanan,” kata dia.

Meski Abraham Samad, sudah ditahan namun yang bersangkutan belum dibawa ke rumah tahanan (Rutan) Polda Sulselbar hingga pukul 22.00 Wita. Abraham masih berada di ruang pemeriksaan di lantai 1 gedung Dit Reskrimum Polda Sulselbar. Namun, dua pintu gedung Dit Reskrimum telah dijaga ketat puluhan personel bersenjata laras panjang. Demikian pula jalan dari ruang penyidik ke Rutan Polda Sulselbar yang berjarak 20 meter sudah disterilkan dan dijaga oleh polisi bersenjata.

Sebelumnya, Joko Hartanto mengaku belum menyita kartu keluarga (KK) milik Abraham Samad yang diduga palsu. Saat ini, menurut Joko, KK asli masih dipegang Samad.

“Kami tidak menyita KK asli yang diduga palsu itu. KK asli masih ada sama beliau (Abraham Samad). Yang ada sama kami KK palsu yang dilaporkan dalam bentuk kopi (salinan). Yang kami sita hanya KTP dan paspor asli Feriyani Lim,” kata Joko. (Baca: Di Mana Kartu Keluarga Abraham Samad yang Diduga Palsu?)

Meski Abraham Samad, sudah ditahan namun yang bersangkutan belum dibawa ke rumah tahanan (Rutan) Polda Sulselbar hingga pukul 22.00 Wita. Abraham masih berada di ruang pemeriksaan di lantai 1 gedung Dit Reskrimum Polda Sulselbar. Namun, dua pintu gedung Dit Reskrimum telah dijaga ketat puluhan personel bersenjata laras panjang. Demikian pula jalan dari ruang penyidik ke Rutan Polda Sulselbar yang berjarak 20 meter sudah disterilkan dan dijaga oleh polisi bersenjata.
Sementara itu pemalsu dokumen, Feriyani Lim, yang juga ditetapkan sebagai tersangka, hingga kini belum ditahan. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulselbar Komisaris Besar Pol Joko Hartanto mengatakan, Feriyani belum ditahan karena yang bersangkutan tengah berada di Jakarta.

“Feriyani Lim tidak ditahan karena dia sedang berada di Jakarta,” kata Joko, seusai pemeriksaan terhadap Abraham, di Mapolda Sulselbar.Terkait penahanan Abraham, ia mengatakan bahwa hal itu dilakukan dengan berbagai pertimbangan.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap Saudara AS (Abraham Samad), telah diketemukan bukti cukup bahwa AS melakukan tindak pidana sesuai dengan Pasal 264 ayat 1 Subpasal 264 ayat 1, dan Pasal 93 UU menjadi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Kependudukan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” kata Joko.(Tribune Timur)

About ZP NHO

Selalu Siap dalam bentuk apapun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Pos-pos Terbaru




loading...

adnow

Komentar Terbaru

    x

    Berita Lain

    Tim Jum’at Barokah Terpadu Sambangi Belasan Warga Duafa Sialang Munggu Tampan , Keluarga Buk Tikem Senang & Terharu .

    Pekanbaru.newshanter.com Giat kunjungan Sosial Tim Jumat Barokah Terpadu Polresta Pekanbaru ( peduli ...